/
Rabu, 21 September 2022 | 16:38 WIB
Ganjar Pranowo (Dok Pemprov Jateng)

Ketidakhadiran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam mengkonsolidasikan kemenangan PDI-P di Semarang menarik perhatian.

Padahal, acara tersebut dihadiri oleh Puan Maharani seerta juga dihadiri pimpinan Kepala Daerah di Jawa Tengah diusung oleh PDIP.


Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, mengatakan Ganjar absen dari acara PDIP untuk kesekian kalinya menandakan bahwa pihak tersebut tidak memperlakukannya dengan adil.


"Tentu sangat tidak rasional [Ganjar tidak diundang] bagi orang-orang yang melihat ini dari jauh, Ganjar adalah gubernur yang berwenang, bagaimana memenangkan di Jawa Tengah, Ganjar bisa hadir dalam setiap konsolidasi, " ungkap Adi dalam wawancara dengan Metro TV yang ditayangkan di YouTube pada Selasa (20/9/2022).


Menurut dia, ketidakhadiran Ganjar terkait dengan perseteruan antara Ganjar dengan elite PDIP.


"Ganjar dianggap kemajon, mendahului, berlebihan, apalagi di elit PDIP yang menginginkan Puan maju," kata Adi.


"Ini babak lanjut dari celeng lawan banteng, Mas Ganjar masih dianggap anak kost-kostan di partainya sendiri,” tambahnya. Namun dengan begitu,  Ganjar malah semakin besar mendapatkan respon baik oleh publik.


“Hati-hari semakin diperlakukan tidak adil, maka respon positif malah berdatangan,” kata Adi.


Adi kemudian menyarankan agar PDIP lebih memikirkan bagaimana Puan Maharani bisa lolos sebagai pemegang tiket emas pada Pilpres 2024.

Baca Juga: Mandi Safar, Tradisi Membersihkan Diri dan Tolak Bala


Relawan Ganjar Wanti - Wanti PDIP

Ketua Relawan Ganjar Pranowo Mania, Immanuel Ebenezer, bahkan memperingatkan PDIP agar tidak mengambil keputusan yang salah.


“Jika PDIP membuat kebijakan dan keputusan yang salah akan berdampak buruk, berdampak pada elektoral pemilu,” kata Immanuel dalam wawancara dengan Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Selasa (20/9/2022).


Ditanya apakah pernyataan Imannuel itu ancaman bagi PDIP, kalau tidak mengusung Ganjar? dia hanya tersenyum.


"Saya tidak ingin mengancam, tetapi mengingatkan kita, bahwa kita berharap demokrasi akan lebih matang di masa depan walaupun mbak Puan menunjukkan keterkaitannya sebagai perempuan penting,” kata Emmanuel.


"Tapi kan Mas Ganjar sudah dicintai rakyat ya, itu secara genuine sangat mendukung Ganjar," ungkap Emmanuel.

Load More