Suara.com - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang semakin dekat. Menjelang Pilpres dan prosesi kampanye para calon presiden, tak pernah luput dari segudang drama politik yang bermunculan.
Bahkan baru-baru ini, para tokoh politik yang diusung untuk maju menjadi kandidat presiden terseret dalam pusaran drama perpolitikan.
Dari isu penjegalan Prabowo Subianto, aksi Puan Maharani bikin Dewan Kolonel, hingga SBY menduga ada yang praktik kotor di Pilpres, semua terjadi dalam waktu yang bersamaan.
Berikut sederet drama politik menjelang Pilpres yang kini menjadi isu hangat di kancah perpolitikan dalam negeri.
SBY duga akan ada kecurangan di Pemilu mendatang
Tokoh Partai Demokrat sekaligus eks Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat turun gunung. SBY blak-blakan sebut akan ada kecurangan di Pilpres mendatang.
SBY turut mengamati dinamika menjelang Pilpres sekaligus Pemilu dan menemukan beberapa tanda-tanda bahwa pesta demokrasi tersebut akan diselenggarakan dengan cara yang tak bersih.
Sontak, SBY menilai dirinya harus turun gunung menghadapi isu tersebut.
"Para kader, mengapa saya harus turun gunung menghadapi Pemilu 2024 mendatang? Saya mendengar, mengetahui, bahwa ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil," ucap SBY dalam sebuah video pidato yang kini viral di media sosial seperti dikutip pada Rabu (21/9/2022).
Upaya penjegalan Prabowo via Baliho
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkap dirinya menerima laporan bahwa ada upaya penjegalan terhadap Prabowo Subianto yang hendak maju ke Pilpres 2024.
Baca Juga: PKS Harap Ada 4 Paslon di 2024: Tiga dari Koalisi dan Satu Hasil PDIP Usung
Dasco menyebut bahwa ada sejumlah baliho yang dipasang di daerah 'lumbung suara' Prabowo dalam rangka untuk menurunkan persepsi publik terhadap dirinya.
"Kalau soal penjegalan itu bukan cuma yang disampaikan di media. Pak Prabowo juga mau dijegal. Itu sekarang baliho di seluruh daerah masif, tapi balihonya membuat rating Pak Prabowo turun kok itu. Banyak," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022).
Dasco kini telah mengantongi sosok yang telah sengaja melakukan aksi tersebut. Kendati demikian, ia enggan untuk menyebut dari pihak mana pelakunya.
Tetapi, Dasco menyebut bahwa aksi tersebut terorganisir dan menggunakan dana yang tak sedikit.
Kini, pihak partai telah memerintahkan sejumlah kader daerah untuk mencopot baliho-baliho 'nakal' itu.
Puan disebut setujui 'Dewan Kolonel'
Puan Maharani disebut menyetujui pembentukan 'Dewan Kolonel' untuk mendukungnya maju nyapres, di mana ini turut menjadi isu hangat. Ide tersebut digagas oleh beberapa sejumlah anggota DPR RI fraksi PDIP.
Tag
Berita Terkait
-
PKS Harap Ada 4 Paslon di 2024: Tiga dari Koalisi dan Satu Hasil PDIP Usung
-
Bertemu Prabowo, Sinyal Gerindra Bakal Berkoalisi dengan Golkar? Airlangga: Kita Lihat
-
Prahara Gerinda Sebut Prabowo Dijegal Buat Nyapres: Baliho Jadi Biang Kerok
-
CEK FAKTA: Beredar Video dengan Narasi SBY Ditangkap Oleh Kejaksaan Agung, Benarkah?
-
Dewan Kolonel Jadi Alat Bangun Elektabilitas Puan Maharani, Bikin Macet Jalan Ganjar Pranowo Nyapres?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah
-
PDIP Ingatkan Mandat Reformasi, Minta TNI Jauhi Politik Praktis dan Perkuat Industri Pertahanan
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: PDIP Berdiri Paling Depan Jaga Hak Rakyat!
-
Cegah Bencana Ekologis, Rakernas I PDIP Desak Penegakan Hukum Lingkungan dan Penguatan Mitigasi
-
Prabowo Beri Mandat ke Dirut Baru Pertamina: Pecat Siapa Saja yang Tidak Bagus!
-
Bantah Dibekingi Orang Besar, Abdul Gafur Tantang Pembuktian Aliran Dana ke Kubu RRT