Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) berupaya meningkatkan produksi minyak dan gas bumi untuk memenuhi target 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar standar kubik kaki per hari (Million Standard Cubic Feet per Day/BSCFD), dengan beragam strategi.
Hal ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) Arifin Tasrif pada peresmian ‘The 46th Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition ( IPA CONVEX)' di Jakarta, Rabu (21/9/2022).
"Strategi untuk mencapai tujuan tersebut antara lain optimalisasi produksi yang ada dan konversi sumber daya untuk produksi, Accelerating chemically enhanced oil recovery (EOR) dan eksplorasi masif penemuan-penemuan besar serta pengembangan migas nonkonvensional,” ungkap Arifin.
Arifin juga menekankan bahwa potensi investasi di hulu migas terus meningkat dan terbuka lebar.
"Kami memiliki 70 potensi cekungan yang belum diekplorasi untuk ditawarkan kepada investor. Kami juga akan mempercepat eksplorasi di 5 wilayah kerja (WK) di Indonesia Timur, yaitu Buton, Timor, Seram, Aru-Arafura dan Papua Barat Onshore,” katanya.
Saat ini ada empat proyek migas yang menjanjikan yaitu Indonesian Deepwater Development (IDD) Gendalo and Gehem, Jabaran Tiung Biru, Lapangan Abadi dan Tangguh Train-3, yang diharapkan dapat meningkatkan produksi migas menjadi 65.000 BOPD dan 3.484 MMSCFD dengan total investasi lebih dari USD 37 miliar.
Dalam rangka peningkatan produksi migas, Kementerian ESDM akan mengumumkan WK Migas tahap 2 di tahun 2022, yang terdiri dari 5 WK untuk penawaran langsung, 1 WK untuk penawaran langsung dari Blok Paus, 1 WK untuk lelang reguler dan 1 WK untuk penawaran langsung untuk Kampar Barat.
"Selanjutnya, untuk menarik investasi hulu di Indonesia, pemerintah telah melakukan beberapa langkah kebijakan melalui fleksibilitas kontrak, yaitu PSC cost recovery atau PSC gross split, peningkatan Syarat dan Ketentuan pada tahap lelang, insentif fiskal dan non-fiskal, perizinan online dan penyesuaian regulasi untuk non konvensional,” jelas Arifin.
Lebih jauh lagi, kata Arifin, bahwa pemerintah akan melakukan revisi Undang-Undang (UU) minyak dan Gas Bumi dengan menawarkan kemudahan berbisnis dan kepastian kontrak.
Baca Juga: Menpora Isyaratkan Pertandingan Piala Dunia U-20 2023 Bisa Dihadiri Penonton
(suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
Kenaikan Harga BBM Sebabkan Tingkat Kemiskinan Jadi 10,3 Persen pada September 2022
-
Keras! Ganjar Sebut Pihak-pihak yang Memotong BLT Sebagai Pengkhianat Negara
-
Massa Habib Rizieq Bakal Demo Lagi Tolak Kenaikan Harga BBM, Polisi Klaim Belum Terima Pemberitahuan
-
Mahasiswa Berbagai Perguruan Tinggi di Tangerang Demo Tolak Kenaikan BBM
-
Adian Napitupulu: AHY Kalau Bisa Belajar Berhitung Lagi!
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race
-
Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
-
Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim
-
Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'
-
DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3