/
Sabtu, 01 Oktober 2022 | 15:14 WIB
Beberapa mobil ‘Hyundai Ionic 5’ di kawasan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (30/9/2022). (Dok: DPR)

Puluhan mobil listrik keluaran terbaru Hyundai Ionic 5 terparkir di tempat parkir belakang gedung MPR RI DPR.

Pantauan Suara.com, Jumat (30/9/2022), terdapat 28 mobil listrik hitam terparkir di area biasa tempat bus plat merah beristirahat.

Sekjen DPR Indra Iskandar mengatakan pengadaan mobil listrik tersebut erat kaitannya dengan agenda internasional.

Dia mengatakan bahwa agenda internasional yang dimaksud adalah KTT G20 Parliamentary Speakers' Summit (P20). Yang merupakan agenda kedelapan yang digelar oleh parlemen negara-negara anggota G20.

G20 Parliamentary Speakers' Summit tersebut rencananya akan berlangsung minggu depan dari Rabu hingga Jumat (5-7/10/2022) di Jakarta.

Selama kegiatan yang akan diselenggarakan tersebut, Indra mengatakan DPR telah menyiapkan 55 unit Hyundai Ionic 5 sebagai sarana transportasi para peserta.

Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar (sumber: suara.com/Novian)

“Ini sebagai bentuk komitmen dan dukungan DPR RI untuk terus mengkampanyekan aksi ramah lingkungan," kata Indra, Jumat (30/9/2022).
Tak hanya itu, Indra juga mengatakan bahwa dengan menggunakan mobil itu juga untuk menghargai karya anak bangsa.

Kendaraan listrik itu merupakan bentuk dukungan PT Hyundai untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan P20.

"Karena mobil listrik Hyundai Ionic 5 ini dirakit di Indonesia."

Baca Juga: Menko Airlangga Buka Ajang Modifikasi OLX Autos IMX 2022 di Jakarta

Selama kegiatan P20, setiap para delegasi akan menggunakan mobil listrik, yang juga digunakan pada acara G20 berikutnya pada bulan November.

Perlu diketahui bahwa salah satu subtema pertemuan P20 yakni terkait dengan energi terbarukan (renewable energy) dan perubahan iklim (climate change).

Selain itu, kendaraan listrik adalah yang merupakan salah satu dari
implementasi tema ramah lingkungan dan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca.

Selanjutnya, Indra berbicara tentang sumber daya listrik yang akan menggerakkan puluhan mobil listrik tersebut.

Sumber daya tersebut nantinya akan berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang telah terpasang di gedung DPR. Panel surya PLTS tersebut terletak tepatnya di Taman Energi DPR, yang berada di depan gedung Nusantara.

Indra mengatakan pembangunan panel surya dan taman energi mengusung konsep green building. PLTS tersebut dapat memenuhi 25 persen kebutuhan listrik di gedung DPR.

Load More