/
Minggu, 02 Oktober 2022 | 21:35 WIB
LaLiga Spanyol menggelar 'a moment of silence' sebelum melangsungkan pertandingan Espanyol vs Valencia pada Minggu (2/10/2022). (instagram/@liga1match)

Tragedi stadion Kanjuruhan, Malang yang menewaskan sedikitnya 125 pendukung atau suporter club sepak bola Arema FC, telah menjadi pusat perhatian dunia. 

Salah satu kompetisi bergengsi dunia sekelas LaLiga Spanyol pun turut menggelar "a moment of silence" sebelum melangsungkan pertandingan Espanyol vs Valencia pada Minggu (2/10/2022) pukul 19.00 WIB. 

Momentum 'a moment of silence' itu adalah yang pertama dilakukan Liga Spanyol untuk mengenang tragedi di Kanjuruhan Malang, Indonesia.

Moment video semacam mengheningkan cipta yang dilakukan jelang duel antara Espanyol v Valensia ini dibagikan secara luas di media sosial.

LaLiga Spanyol menggelar 'a moment of silence' sebelum melangsungkan pertandingan Espanyol vs Valencia pada Minggu (2/10/2022). (sumber: instagram/@liga1match)

Tragedi Kanjuruhan sebenarnya adalah yang terbesar kedua di dunia dalam hal memakan jumlah korban. Dalam pertandingan ini, 125 orang dinyatakan tewas tergencet berdesakan akibat bentrokan yang terjadi antara suporter dan petugas. 

Selain itu, masih ada ratusan korban lainnya yang saat ini tengah dirawat di rumah sakit setempat.

Sebelumnya, sempat terjadi kesimpangsiuran soal jumlah korban tewas dalam tragedi kerusuhan Kanjuruhan Malang pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya. Namun yang terkonsirmasi, setidaknya ada sebanyak 125 orang yang tewas dalam tragedi itu.

Kapolri Kunjungi Korban Kanjuruhan (sumber: ANTARA/Willy Irawan)

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang langsung menuju Malang pada Minggu malam (10/2/2022). Angka ini merevisi kebingungan korban tewas sebelumnya, yang menunjukkan bahwa antara 127 dan 131 orang meninggal.

"Jumlah korban tewas 125," kata Listyo Sigit Prabowo saat berkunjung ke Malang.

Baca Juga: Update: Total Seluruh Korban Tragedi Kanjuruhan Malang 448 Orang, Tewas 125 dan Sisanya Luka-luka

Kapolri juga menambahkan, data tersebut merupakan yang terbaru karena angka sebelumnya memiliki nama ganda atau terduplikat. Oleh karena itu, setelah diselidiki lebih lanjut, jumlah pastinya adalah 125 orang.

Kapolri juga menegaskan akan melakukan penyelidikan atas tragedi tersebut.

Selain itu, Kapolri juga menegaskan akan melakukan penyelidikan berdasarkan bukti-bukti di TKP dan akan meminta keterangan dari berbagai pihak.

Polisi juga nantinya akan merilis hasil penyelidikan tersebut kepada masyarakat luas secara transparan.

Sementara itu, Ketua PSSI Iwan Bule mengatakan Arema FC akan diberi sanksi dengan tidak menggelar pertandingan di Kanjuruhan. Dia kemudian juga mengatakan bahwa Liga I dihentikan sementara sambil menunggu penyelidikan. Namun, manajemen Arema FC tidak peduli dengan sanksi yang dijatuhkan PSSI.

Aremania Tabur Bunga di Stadion Kanjuruhan ; Tragedi Kanjuruhan (sumber: ANTARA FOTO/Zabur Karuru/foc)

Pelatih Arema FC Ali Rifki mengatakan, ia akan lebih fokus pada keluarga korban dan korban.

Load More