Yusuf Mansur angkat bicara terkait video viral di mana ia mengaku sebagai komisaris platform layanan on-demand Grab.
Ia menjelaskan bahwa video tersebut merupakan video lama saat ia memberikan ceramah. Namun hal itu tidak dijelaskan oleh Yusuf. Nyatakan kapan tepatnya video itu diambil.
Dia juga menegaskan bahwa dia pernah menjadi Komisaris Grab. Yusuf mengaku mengambil alih saat Grab mulai menjual bisnisnya. "Ketika saya berbicara tentang Komisaris Grab, itu dia.
Saat Grab sedang dalam proses jajaki Paytren dan beli di masa lalu, berinvestasi di Paytren," kata Yusuf kepada tim media, Jumat (10/7).
Ia mengatakan hubungannya dengan Grab sangat baik bagi saya. turun ke lapangan saat Grab melakukan bisnis.“Saya ikut di lapangan, entah itu di Surabaya, Palembang atau Jakarta,
dan selama itu saya menandatangani semacam perjanjian yang menjabarkan hak dan kewajiban saya sebagai komisaris,” ujarnya. dijelaskan. Dia mengaku sangat senang mengambil peran tersebut.
Juga, katanya, saat ini Grab telah menjadi Dekacorn, atau perusahaan senilai $10 miliar. Itu sebabnya dia mengatakan itu selama memberikan ceramah. “Maka saya sampaikan kepada komunitas, masyarakat, dalam keadaan bahagia, saya salut kepada Grab yang telah menjadi tigra dan betapa bangganya saya juga menjadi bagian dari ekosistem Grab,” kata Yusuf.
Dia juga mengatakan bahwa dia bertemu dengan para pimpinan Grab waktu itu.
Yusuf mengaku sudah beberapa kali memberikan ceramah . Seiring berjalannya waktu, peran komisaris berubah menjadi penasihat.
Baca Juga: Gerbang Tol Tanpa Sentuh dan Berhenti akan Diuji Coba Akhir Tahun
Sebelumnya, video Yusuf yang mengaku sebagai komisaris makam sempat viral di media sosial. Salah satunya yang diunggah adalah akun YouTube Detektif Dhi Short, Senin (3/7) lalu. Dalam video berdurasi 59 detik itu, pria bernama asli Nurchotib Mansur, berbicara tentang Grab yang telah menjadi decahorn.
“Jadi apa yang ada di Asia Tenggara saat ini sangat parah. Angkat topi ke Grab. Saya komisaris di sana. Oh ya, Gue diem dibayar," kata Yusuf dalam video
Menurut Yusuf, Grab mengizinkannya belajar saat diangkat menjadi komisaris. "Aku juga ingin belajar. Ketika saya menandatangani perjanjian saya untuk menjadi komisaris
dengan izin Allah, saya ingin belajar, ”kata pembicara terkenal ini. Tidak jelas kapan konferensi itu akan diadakan, itu dilakukan oleh Yusuf.
Namun, dalam video tersebut, jemaat yang hadir tampak tidak mengenakan masker. Nama Yusuf sendiri saat ini belum masuk dalam jajaran petinggi Grab yang diunggah di situs resmi perusahaan. Manajemen Grab Holdings adalah sebagai berikut
Berikut jajaran manajemen Grab Holdings:
Ping Yeow (Anthony) Tan: Chairman of the Board, CEO, Co-Founder, Nominating Committee Chairperson
Hooi Ling Tan: Co-founder, Director
Ming Ma: President
Alex Hungate: Chief Operating Officer
Peter Oey: Chief Financing Officer
Chin Yin Ong: Chief People Officer
Dara Khosrowshahi: Independent Director
Ng Shih Ein: Independent Director
John Rogers: Independent Director
Oliver Jay: Independent Director
Tag
Berita Terkait
-
Wow...Rizky Billar Dijodohkan dengan Wirda Mansur, Ustad Yusuf Mansur Sarankan Lesti Maafkan Suami
-
Yusuf Mansur Sarankan Lesti Kasih Maaf, Netizen Jodohkan Rizky Billar dengan Wirda Mansur
-
Yusuf Mansur Kerap Tuai Kontroversi, Terbaru Klaim Pernah Jadi Komisaris Grab
-
Daftar Jajaran Dewan Komisaris Grab, Dipastikan Tak Ada Nama Yusuf Mansur
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak