Tahun 2022 menjadi tahun di mana institusi Polri mendapat raport merah. Faktanya karena, sederat perwira polisi berpangkat Jenderal Polisi banyak terseret kasus hukum yang akhirnya mengungkap "borok" dari bobroknya lembaga yang seharusnya menjadi otoritas penegak hukum.
Dimulai dari pertengahan tahun 2022, mantan Kepala Divisi Propam berpangkat Inspektur Jenderal, Ferdy Sambo, terlibat sebagai dalang pembunuhan Brigadir Nofriansyah Hutabarat alias Brigadir J.
Dan kini, giliran Inspektur Jenderal lain, Yakni Teddy Minahasa Putra, yang tertangkap basah karena keterlibatannya dalam jaringan narkotika jenis sabu.
Selain Sambo dan Teddy, beberapa jajaran anggota Polri lainnya juga kedapatan 'nakal' dan harus berurusan dengan hukum.
Tim redaksi Suara.com merangkum jajaran perwira polisi dan para jenderal yang terlibat kasus-kasus hukum berat dalam daftar berikut:
Ferdy Sambo
Irjen pol. Ferdy Sambo menjadi aktor utama dalang pembunuhan sang ajudannya sendiri yakni Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Sambo yang awalnya berstatus saksi dalam kasus tersebut karena rumah dinasnya kawasan Duren Tiga menjadi arena 'baku tembak' antara Bharada E dan Brigadir J.
Narasi Awal Yang terungkap ke publik adalah bahwa Bharada E menembak dan membunuh Brigadir J demi melindungi istri Sambo, Putri Candrawathi dari pelecehan seksual.
Namun pada akhirnya narasi tersebut terbukti hanyalah kedok belaka yang telah didesain oleh Sambo. Akhirnya, berkat pengakuan Bharada E, Sambo ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana berdasarkan Pasal 340 KUHP, perubahan Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 KUHP jo Pasal 56 KUHP.
Ferdy Sambo rupanya tidak sendirian dalam melakukan pembunuhan berencana tesebut, dalam penyelidikannya, istri sang Jenderal bintang dua tersebut, yakni Putri Candrawathi juga telah dicurigai bersama dengan sosok Kuwat Maruf dan Ricky Rizal.
Baca Juga: Polri Janji Gak Bakal Pakai Gas Air Mata Pada Pengamanan Pertandingan Sepakbola
Sambo pun kini telah dipenjara dan terancam hukuman mati.
Hendra Kurniawan
Masih dalam lingkaran Jenderal sambo, mantan Kepala Biro Pengamanan Internal Polri, Brigjen Pol Hendra Kurniawan, juga ditetapkan menjadi tersangka dalam peristiwa pembunuhan Brigadir J tersebut.
Hendra merupakan salah satu dari beberapa oknum perwira polisi yang diduga melakukan tindakan obstrucktion of justice atau menghalang-halangi proses penyidikan atau menghambat proses penyidikan kasus hukum pembunuhan berencana itu.
Hendra turut andil dalam hilangnya barang bukti rekaman CCTV yang menjadi saksi bisu atas kematian Brigadir Yosua itu. Ia juga dituduh mengintimidasi keluarga Joshua saat mereka memeriksa tubuh almarhum.
Kini, Hendra tinggal menunggu nasib selanjutnya untuk menerima sanksi hukum, baik secara etika profesi kepolisian maupun secara hukum pidana.
Benny Ali
Tahun 2022 juga merupakan tahun yang diperlukan untuk pembenahan oleh Divisi Propam Polri. Pasalnya, tak hanya Ferdy Sambo dan Hendra saja, ada juga Karo Provos Divisi Propam Polri, Brigjen Pol Benny Ali, yang juga ikut terlibat dalam pusaran kasus pembunuhan Brigadir J hingga kini.
Tag
- # raport merah polri
- # catatan hitam polri
- # polri bersih-bersih
- # kapolri
- # jenderal polri nakal
- # kepolisian ri
- # catatan buruk polri
- # ferdy sambo
- # teddy minahasa
- # benny ali
- # nico afinta
- # hendra kurniawan
- # jenderal pembunuh
- # jenderal tersangka
- # jenderal narkoba
- # brigadir j
- # perwira polisi nakal
- # jenderal kartel narkoba
- # polisi tersangka
- # polisi dipecat
- # pejabat polri
- # pejabat polisi nakal
Berita Terkait
-
Senasib dengan Irjen Teddy Minahasa, Empat Polisi Juga Terancam Dipecat dan Dipidana
-
Polda Metro: Kasus Narkoba Irjen Teddy Minahasa Memperburuk Citra Polri
-
Jadi Tersangka, Empat Polisi Terlibat Kasus Narkoba Irjen Teddy Minahasa Ditahan di Polda Metro
-
Komisi III DPR Menyarankan Tes Urine Mendadak Anggota Kepolisian
-
Kapolres Setor 10 Kg Sabu ke Kapolda Teddy Minahasa, Dijual lagi 5 Kg ke Mami
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok