Benny Ali juga menjadi salah satu dari komplotan perwira Polri yang melakukan tindakan obtruction of justice. Namun demikian, Benny hingga kini tak kunjung menjadi tersangka maupun mendapat sanksi etik.
Benny juga baru saja dibebaskan dari penempatan khusus (patsus) meski belum menjalani sidang etik.
Nico Afinta
Irjen Pol Nico Afinta merupakan salah satu perwira Polri yang masuk dalam daftar raport merah institusi Kepolisian. Meskipun ia tak menyandang status tersangka dalam kasus hukum, Namun Nico Arfinta dicopot dari jabatannya sebagai Kapolda Jawa Timur menyusul terjadinya peristiwa tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan tewasnya 132 orang suporter di kota Malang, salah daerah tempat ia bertugas.
Nico harus dipaksa melepas jabatannya itu dan kemudaian dipindahkan menjadi staf ahli Sosbud Kapolri setelah dinilai sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas kericuhan dalam pengamanan di Stadion Kanjuruhan.
Dia juga mendapat sorotan publik terkait penggunaan gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan yang tembakan oleh para naggotanya yang berada di bawah komandonya.
Irjen Pol Nico Afinta merupakan salah satu perwira Polri yang masuk dalam daftar raport merah institusi Kepolisian. Meskipun ia tak menyandang status tersangka dalam kasus hukum, Namun Nico Arfinta dicopot dari jabatannya sebagai Kapolda Jawa Timur menyusul terjadinya peristiwa tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan tewasnya 132 orang suporter di kota Malang, salah daerah tempat ia bertugas.
Nico harus dipaksa melepas jabatannya itu dan kemudaian dipindahkan menjadi staf ahli Sosbud Kapolri setelah dinilai sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas kericuhan dalam pengamanan di Stadion Kanjuruhan.
Dia juga mendapat sorotan publik terkait penggunaan gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan yang tembakan oleh para anggotanya yang berada di bawah komandonya.
Teddy Minahasa Putra
Perwira polisi berikutnya yang juga menyandang pangkat Irjen, yakni mantan Kapolda Sumbar Teddy Minahasa Putra. Teddy Minahasa seharusnya tinggal menunggu hari untuk mulai menjabat sebagai Kapolda Jatim menggantikan Nico Afinta.
Baca Juga: Polri Janji Gak Bakal Pakai Gas Air Mata Pada Pengamanan Pertandingan Sepakbola
Malang tak dapat dicari, bertemu tak dapat dihindarkan, Teddy kedapatan terlibat dalam kasus perdagangan barang bukti narkoba jenis sabu, setelah empat hari dipilih menjadi Kapolda Jawa Timur.
Teddy juga terancam mendapatkan nasib serupa dengan Ferdy Sambo, yakni disidang etik dan dijatuhi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkap bagaimana kedok Teddy dalam transaksi penjualan narkoba daan kemudian terendus.\
Sebelumnya, polisi mendapatkan beberapa informasi dari tiga orang warga sipil yang akhirnya bermuara ke arah Teddy.
Bahkan tindakannya, Teddy Minahasa meminta kepada seorang Kapolres untuk memberikan 10 Kilogram barang bukti sabu kemudian ia jual kembali 5 Kilogramnya kepada seseorang yang disebut 'mami'.
Sontak saja, Kapolri geram dan mengerahkan Kadiv Propam untuk segera mengamankan Teddy.
Tag
- # raport merah polri
- # catatan hitam polri
- # polri bersih-bersih
- # kapolri
- # jenderal polri nakal
- # kepolisian ri
- # catatan buruk polri
- # ferdy sambo
- # teddy minahasa
- # benny ali
- # nico afinta
- # hendra kurniawan
- # jenderal pembunuh
- # jenderal tersangka
- # jenderal narkoba
- # brigadir j
- # perwira polisi nakal
- # jenderal kartel narkoba
- # polisi tersangka
- # polisi dipecat
- # pejabat polri
- # pejabat polisi nakal
Berita Terkait
-
Senasib dengan Irjen Teddy Minahasa, Empat Polisi Juga Terancam Dipecat dan Dipidana
-
Polda Metro: Kasus Narkoba Irjen Teddy Minahasa Memperburuk Citra Polri
-
Jadi Tersangka, Empat Polisi Terlibat Kasus Narkoba Irjen Teddy Minahasa Ditahan di Polda Metro
-
Komisi III DPR Menyarankan Tes Urine Mendadak Anggota Kepolisian
-
Kapolres Setor 10 Kg Sabu ke Kapolda Teddy Minahasa, Dijual lagi 5 Kg ke Mami
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta