Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan bahwa, koalisi partai politik masih belum final karena tim masih bekerja untuk mengkonsolidasikan strategi kemenangan.
“Demokrat tentu ingin menang. Yang ingin kita lawan ini tidak boleh dianggap enteng,” kata Herzaky di Jakarta.
Oleh sebab itu, kata Herzaky, semua strategi, teknik dan taktik, termasuk juga sumber daya, akan diperhitungkan dengan matang.
“Pembicaraan tentang calon wakil presiden (cawapres), seperti yang kami sampaikan kemarin, baru menurut kriteria. Belum pada nama. Kriteria seperti yang ditetapkan oleh Pak Anies itu. Untuk kriteria itu, AHY memenuhi syarat,” ungkap Herzaky.
Kriteria yang dia maksud adalah elektabilitas. Dalam beberapa simulasi survei pasangan, Herzaky mengatakan pasangan Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono unggul.
“AHY punya parpol (partai politik) dan suara di DPR. Bisa diandalkan sebagai Dwi Tunggal di dalam pemerintahan,” kata Herzaky.
Kelebihannya, kata dia, rakyat memandang AHY sebagai pemimpin yang mewakili perubahan, dia memiliki gelar administrasi publik dari Harvard, dia juga memiliki latar belakang militer, dan bebas dari korupsi.
“Kembali Lagi pada landasannya, kami ingin menang. Soal calon Presiden atau Wakil Presiden berasal dari partai politik atau tidak, bagi kami tidak penting, yang penting mereka menang. Itu tujuan utama kami, kemenangan. Hanya dengan kemenangan kita bisa membawa perubahan dan perbaikan bagi masyarakat, bangsa dan negara," kata Herzaky.
Baca Juga: Daftar Merek Obat Sirup yang Dilarang Edar di Apotek untuk Dikonsumsi
Tag
Berita Terkait
-
Herzaky: Demokrat Tentu Ingin Menang, yang Mau Kami Lawan Ini Tidak Bisa Dianggap Enteng
-
NasDem Tebar Baliho Kampanye Anies 2024, Pegiat Sosial: 'Etika politik Nasdem Minus'
-
NasDem: Ganjar-Anies Bakal jadi Rival Seimbang di Pilpres 2024
-
Rocky Gerung: PDIP Panik, Hasto Serang lawan Politik Secara Pribadi
-
Video Lautan Manusia Hadiri Perpisahan Gubernur DKI Anies Baswedan Hoaks
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Terpopuler: Golongan Pekerja yang Berhak Dapat THR, Syarat BHR untuk Ojol
-
Terpopuler: Nasib Pertalite di Tengah Konflik AS-Israel dan Iran, Pilihan Motor Matic untuk Mudik
-
Update Harga BBM Hari Ini, Ada Kenaikan Imbas Perang AS-Iran?
-
Bintang Netflix Will Goldfarb Sulap Jamu Jadi Dessert Mewah Ala Eropa
-
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Simak Prakiraan Cuaca BMKG
-
Dulu Jadi Kesayangan STY, 3 Pemain Ini Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), Saham yang Diduga Digoreng PT MASI
-
Ekonomi Israel di Ambang Kolaps, Perang Lawan Iran Habiskan Rp45 Triliun Per Minggu
-
Dinar Candy: Setiap Bulan Puasa Aku Taubat, Tolak Job di Kelab Malam
-
Chelsea Mengamuk Bantai Aston Villa 4-1, Joao Pedro Kemas Hattrick