Mantan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Teddy Minahasa masuk sel narkoba Polda Metro Jaya, Senin 24 Oktober, 2022.
Pemindahan polisi bintang dua itu dengan sigap, dan terkesan tertutup. Pantauan di lapangan, Teddy Minahasa naik mobil Pajero Sport, setelah sebelumnya berada di tempat khusus Divpropam Polri.
Para jurnalis dari berbagai kantor berita berdatangan dan mengambil gambar. "Tutup gerbangnya tutup," ucap salah satu anggota di lokasi.
Mobil yang ditumpangi Teddy tancap gas masuk gedung Gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
Pemindahan Irjen Teddy Minahasa Putra dari tempat khusus (patsus) Divisi Propam Polri ke sel tahanan narkoba Polda Metro Jaya sebagai status tersangka.
Hal itu kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Senin (24/10/2022). Dedi Prasetyo melanjutkan, perkara yang melibatkan polisi yang batal jadi Kapolda Jawa Timur itu ada dua.
"Polda Metro Jaya menangani kasus Teddy Minahasa terkait penyalahgunaan narkoba, sementara Mabes Polri menangani sanksi kode etik," ucap Dedi, melansir dari suara.com, partner Serang.
"Kasus pidana itu penanganannya oleh Polda Metro Jaya," ringkas Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo.
Sebelumnya, Rabu (19/10/2022), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyampaikan, Teddy Minahasa resmi jadi tersangka setelah jalani berbagai proses pemeriksaan terhadapnya.
Baca Juga: Gagal Ginjal Akut Serang Anak di Tangsel, Ini Kata Dinkes
Terseretnya mantan kapolda sumatera barat itu, setelah Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap warga sipil, termasuk oknum anggota polisi tingkat polres.
Bermula dari penangkapan tersebut, anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melakukan pengembangan, hingga menyeret mantan Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara dan Irjen Teddy Minahasa Putra.
Selain Teddy, polisi narkoba juga menetapkan tersangka lain dalam peredaran barang haram, yakni HE, AR, L, A, AW, dan DG. Mereka merupakan warga sipil buruan Polda Metro Jaya.
Adapun oknum anggota polri yang terseret ialah anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat Aipda AD, Kapolsek Kalibaru Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol KS.
Kemudian anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok Aiptu J, mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Doddy Prawira Negara. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Mentalitas Juara! Arsenal Libas Chelsea 2-1, Duduk Manis di Puncak Klasemen
-
Menuai Polemik, Gubernur Kaltim Akhirnya Kembalikan Mobil Dinas Baru Rp8,49 Miliar
-
Dua Laga Tak Menang, Persik Kediri Bidik 3 Poin Lawan Persis Solo
-
7 Fakta Tragis Kebakaran di Semarang: Lansia 94 Tahun Tewas, Diduga karena Rokok
-
Ali Khamenei Apakah Syiah? Pemimpin Tertinggi Iran Dikenal Sederhana dan Tidak Boleh Kaya
-
Harga Minyak Brent Melonjak 10 Persen, Menuju USD100 Akibat Perang Iran
-
Lebaran Tinggal Berapa Hari Lagi? Begini Hitungan Versi Kemenag, NU, dan Muhammadiyah
-
Virgoun Tegaskan Inara Rusli Satu-satunya Ibu Starla, Lindi Fitriyana Cukup Jadi Sahabat
-
Rebutan Kursi! Mudik Gratis DKI 2026 ke Jawa Tengah dan Jogja Dibuka, Ini 7 Hal Wajib Kamu Tahu
-
Digempur Habis-habisan AS dan Israel, Bagaimana Nasib Program Nuklir Iran?