/
Selasa, 25 Oktober 2022 | 09:30 WIB
ANTARA FOTO/Jojon/rwa

Pemerintah Indonesia tengah berupaya menanggulangi bahaya gagal ginjal akut, yang terjadi dalam beberapa pekan Oktober 2022.

Kemenkes umumkan daftar obat sirup yang dilarang dijual sementara. Sekitar 70 daftar obat perlu sobat catat sebagai pegangan di mana pun dan kapan pun.

Melansir data Kementerian Kesehatan RI, Selasa (25/10/2022) terdapat catatan berikut daftar 70 daftar obat sirup yang dilarang beredar.

Inilah daftar obat sirup yang dilarang Kemenkes, antara lain:

  1. Afibramol
  2. Ambroxol syr
  3. Anacetine syrup
  4. Antasida DOEN
  5. Apialys syr
  6. Baby cough
  7. Camivita
  8. Caviplex
  9. Colfin Syrup
  10. Cupanol Syrup

11. Curbexon Syrup

12. Cerciplex Syrup

13. Depakene

14. Dextaco syrup

15. Disudrin-ped

16. Elkana Syrup

Baca Juga: Lima Pasien Anak Gagal Ginjal Akut di Aceh Sembuh

17. Fartolin Syrup

18. Ferro K

19. Hecosan

20. Hufabetamin

22. Hufamag Plus Syrup

23. Ibuprofen

24. Ifarsyl Plus

25. Imunped drop

26. Itamol syrup

27. Klinik Tazkia: Paracetamol Syrup

28. Metronidazole syr

29. Mucos drop

30. Novachlor syrup

31. OBH Ane Konidin

32. Omedon syrup

33. Pacdin cough syrup

34. Pamol

35. Paracetamol

36. Paracetamol drop

37. Paracetamol syrup

38. Paraflu syrup

39. Praxion Syrup

40. Proris

41. Proris Hijau

42. Psidii Syrup

43. Ranivel Syrup

44. Rhelafen

45. Rhinofed

46. Rhinos Junior Syrup

47. Rosidon

48. RSKM: Paracetamol Syrup

49. Sanmol syr

50. Sanprima

51. Sucralfate

52. Tempra Paracetamol Syrup

53. Tremenza Syrup

54. UNIBEBI Cough Syrup

55. Unibeby drop

56. Vesperum

57. Vesperum drop 15 ml

58. Vometa

60. Zenichlor syrup

61. Zinc drop

62. Asam Valproat Sirup

63. Carsida (Magnesium Hydroxide)

64. Carsida (Simethicone)

65. Carsida (Alumunium Hydroxide)

66. Hufabethamine

67. Hufallerzine (Promethazine HCI)

68. Hufallerzine (Glyceryl guaicolate)

69. Hufallerzine (Chlorphenamine Meleate)

70. Hufagrip (Pseudoefedrin HCL).

Sebelumnya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) telah memerintahkan seluruh apotek dan toko obat raktat untuk menghentikan sementara penjualan obat dalam bentuk obat sirup.

Instruksi tersebut termaktub dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan RI Nomor SR.01.05/III/3461/2022, berbunyi bahwa apotek dilarang sementara waktu menjual bebas obat sirup kepada masyarakat untuk sakit apapun.

Load More