/
Kamis, 17 November 2022 | 15:41 WIB
Gubernur jawa Tengah, Ganjar Pranowo (Dok Pemprov Jateng)

Pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting atau survei SMRC, Saiful Mujani mengungkapkan pengaruh luar biasa gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, terhadap partai Golkar

Menurutnya, sosok Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bisa mendongkrak perolehan suara partai Golkar pada pemilihan umum atau pemilu 2024 mendatang.

Hal itu terungkap dari eksperimen yang dilakukan oleh peneliti SMRC. Responden yang terlibat ditanya: "Jika Golkar mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden, partai atau kandidat dari Partai mana yang akan ibu/bapak pilih diantara partai-partai berikut ini jika pemilihan umum diadakan sekarang?"

Hasilnya menyatakan 17 persen responden akan memilih partai Golkar.

"Jadi kalau Golkar mencalonkan Ganjar, Ganjar bisa meningkatkan suara Golkar," ungkap Saiful Mujani saat pemaparan hasil eksperimennya di siaran youtube SMRC TV, Kamis (17/11/2022).

Hasil eksperimen SMRC perlihatkan Ganjar bisa mendongkrak suara Golkar kalau diusung sebagai capres 2024. (sumber: YouTube SMRC TV)

Hasil eksperimen ini menunjukkan bahwa Ganjar bakal lebih berkekuatan besar atas suara Golkar daripada ketua umum partai Golkar sendiri.

Hasilnya pun, partai Golkar terpilih oleh 13 persen dari responden yang disurvei.

Partai Golkar kalah dari PDIP yang dipilih oleh 26 responden, dan dari Gerindra dengan angka 14 persen.

Namun kemudian, responden yang memilih tidak tahu atau tidak menjawab, lebih banyak, yaitu 19 persen.

Baca Juga: Anggun Pakai Tenun Bali, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Tampil Mempesona di Acara KTT G20

Pendiri SMRC Saiful Mujani itu menilai jika angka 13 persen itu adalah angka yang tidak cukup besar untuk mengatakan Airlangga berpengaruh positif terhadap perolehan suara partai Golkar.

“Airlangga tidak punya berpengaruh positif maupun negatif,” ujarnya. 

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto (sumber: Suara.com/Novian)

Namun begitu, Saiful Mujani mengingatkan akan dampaknya jika Ganjar memilih maju pada pilpres 2024 melalui mesin partai Golkar.

Partai yang paling mendapatkan pengaruh adalah PDIP. Menurutnya, PDIP bisa saja kehilangan suaranya jika Ganjar berubah warna dari merah menjadi kuning.

“Jadi PDIP terancam oleh Golkar. Jika Ganjar dicalonkan Golkar, peta kekuatan politik akan mengalami perubahan yang cukup total," Pungkasnya.

Load More