Suara.com - Pengakuan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang mengaku ingin berguru ke Anies Baswedan langsung memantik respons dari elite PDIP. Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah mewanti-wanti agar Gibran tak belajar ke Anies, lah kok?
Menurut Said Abdullah, bahwa Jokowi lebih bertalenta menjadi Gubernur DKI Jakarta ketimbang sosok Anies Baswedan.
"Kalau Gibran mau belajar ke gubernur yang sukses, belajar saja ke bapaknya, ga usah ke Anies. Bapaknya jadi gubernur ga usah belajar tapi sukses, itu kan soal talenta dan kepemimpinan," ucapnya dikutip dari Wartaekonomi.co.id (media partner Suara.com) pada Kamis, (17/11/2022).
Meski demikian, Said menyatakan tidak mempersoalkan pertemuan yang baru saja dilakukan antara Anies dengan Gibran yang notabene adalah putra dari Jokowi.
Hanya saja ia menilai, momen pertemuan itu dirasa kurang pas, lantaran Anies merupakan bakal capres yang diusung Partai NasDem. Meski Anies dan Gibran membantah ada obloran politik antar keduanya, Said tidak yakin kalau pertemuan itu tak ada maksud safari politik Anies.
"Bagi seorang capres kemanapun dia melangkah pasti ada perhitungan, silaturahmi oke, tapi bawaan politiknya itu, Anies sudah punya ABCD di mana dia kuat dan lemah, kemana-mana silaturahmi, karena bungkus itu sangat aman, dia tengah mengerek elektoralnya," beber Said.
Berdasarkan pengamatannya, kehadiran Anies di Solo bukan sebuah silaturahmi yang natural, itu digerakkan oleh tim pemoles Anies.
"Ini digerakkan oleh tim pemoles kecantikan supaya terlihat genuine dan sederhana," ucapnya.
Sementara itu, terkait apakah ada kepentingan untuk pertarungan Pilgub DKI untuk Gibran dan Pilpres untuk Anies, kata Said hal itu sudah masuk wilayah partai politik.
Gibran Mau Berguru Ke Anies
Sebelumnya, Gibran mengatakan, bahwa dia bertemu mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk belajar, terutama menyangkut penanganan masalah transportasi.
Gibran menilai Anies Baswedan seorang tokoh yang memiliki banyak pengalaman dan dia sebagai orang muda ingin memetik pelajaran darinya.
“Saya berguru sama beliau (Anies Baswedan) sebagai Gubernur DKI Jakarta yang sukses. Makanya tadi beliau banyak bicara transportasi umum,” kata Gibran di Balai Kota Solo, Selasa (15/11/2022).
Gibran juga mengatakan bahwa dalam pertemuan di Hotel Novotel Solo pada Selasa pagi, dia dan Anies tidak membahas politik, tetapi hanya silaturahmi.
Berita Terkait
-
'Jokowi Punya Cara Balas Dendam Tak Terduga', Gatot dan Prabowo Pernah Jadi Korban, Selanjutnya Surya Paloh?
-
Muncul Teriakan Puan Presiden Saat Konferensi Pers di DPR, Puan Kaget Tapi Senyum Sambil Pegang Dada
-
Gibran Saja Belum Cukup, Pengamat Tantang Anies Juga Bertemu Prabowo: Alangkah Nikmatnya...
-
Sempat Dikira Tak Bisa Berbahasa Inggris, Presiden Jokowi Kepergok Ngobrol Santai Pakai Bahasa Inggris di Luar Forum Resmi
-
Gibran 'Diramal' Bakal Calonkan Diri Jadi Gubernur Jateng, Jokowi Tak Akan Berani Lawan Megawati, Mengapa?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional