/
Senin, 21 November 2022 | 15:25 WIB
Rumah warga yang runtuh akibat gempa bumi berkekuatan 5,6 SR yang terjadi di wilayah Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) (ist)

Sejumlah warga yang terdampak gempa di Cianjur dan sekitarnya membagikan dampak kerusakan dan sejumlah korban luka akibat gempa bumi yang menggunjang wilayah Jawa Barat dengan lokasi titik gempa berada di kedalaman 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur.

Gempa yang mengguncang wilayah Jawa Barat dan sekitar dengan magnitudo 5,6 SR dilaporkan baru terjadi, Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB. Lokasi titik gempa tersebut diperkirakan sekitar Barat Daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Gempa bumi itu pun sempat terasa hingga wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. 

Dalam kiriman foto dan video yang diterima awak redaksi Serang.Suara.com melalui grup WAG jaringan Mata Rantai Jurnalis, memperlihatkan banyaknya rumah, bangunan perkantoran, sekolah dan tempat ibadah yang runtuh yang diakibatkan oleh gempa bumi tersebut.

Evakuasi korban bangunan runtuh kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan yang runtuh akibat gempa bumi berkekuatan 5,6 SR yang terjadi di wilayah Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) (sumber: ist/Twitter)

Warga Cianjur berhamburan ke area terbuka demi menghindari sisa-sisa bangunan runtuh maupun gempa susulan yang memungkinkan terjadi. Tak sedikit pula warga mengalami luka-luka akibat terkena runtuhan bangunan mulai dari anak balita, hingga orang dewasa.

Bahkan banyak warga pun yang masih panik mencari keberadaan keluarganya yang masih belum ditemukan. 

Dalam sebuah video rekaman warga yang berlokasi di Jalan raya Puncak Km 69- Cianjur, Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memperlihatkan banyaknya rumah-rumah warga termasuk sebuah pondok pesantren Al-Jawahir yang hancur imbas dari bencana gempa bumi yang mengguncang kawasan tersebut.

Kemudian daerah Kampung Longkewang, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang juga terkena Gempa Cianjur tersebut. Dimana banyak bangunan rumah yang ambruk dan rusak parah hingga hampir rata dengan tanah.

Akses Jalan Puncak Terputus akibat Longsor

tangkapan layar situasi longsor yang terjadi di di wilayah Ciberem, Cugenang pasca Gempa Cianjur, Senin (21/11/2022). (sumber: twitter/@AHMahargada)

Sebuah video yang dibagikan oleh pemilik akun twitter @AHMahargada memvisualkan kondisi jalan raya yang tertimbun longsor dan tidak bisa dilewati kendaraan.

Dalam keterangan video tersebut memberikan informasi "Arus lalu lintas ke puncak tidak bisa dilewati karena longsor yang menutup jalan di wilayah Ciberem, Cugenang," cuit pemilik akun tersebut

Baca Juga: Isa Zega dan Tessa Mariska Ada di Antara Pendemo Nikita Mirzani

"Situasi Arus ke puncak tidak bisa dilewati karena longsor, jalan masih tertutup. Ngga bisa dilewati banget ini, harus bener-bener dievakuasi," ujar perekem video tersebut.

Load More