Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan jika Menteri BUMN, Erick Thohir bisa menjadi opsi paling ideal untuk mendampingi Ganjar Pranowo dalam pilpres 2024 mendatang.
Alasannya karena Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo belakangan selalu menempati elektabilitas tertinggi calon presiden di sejumlah lembaga survei.
Meski berada pada peringkat tertinggi, namun Ganjar belum pernah mencapai angka 35 persen dalam survei. Hal itu yang kemudian membuat sosok pendamping Ganjar yakni calon wakil presiden (cawapres) bisa memberikan berpengaruh.
"Basis Ganjar cenderung memilih Erick Thohir dan Ridwan Kamil," kata Burhanuddin Muhtadi dalam perbincangan di televisi swasta.
Namun demikian, untuk mendapat dukungan di luar basis pendukung Ganjar, Erick Thohir bisa memberikan keuntungan elektablitas pada Ganjar.
"Orang seperti Ganjar bisa memilih Erick Thohir karena Pak Erick Thohir ini kan satu sisi memperkuat basis dukungan terutama di kalangan NU," ujar Burhanuddin.
"Karena kita tahu Pak Ganjar belum maksimal di kelompok NU sementara Erick Thohir dia figur orang kehormatan di Banser, dia juga aktif di organisasi NU," sambungnya.
Erick Thohir, kata Burhanuddin, juga memliki suara loyalitas di luar atau non-NU, yakni kelompok usia anak muda dan kelompok yang memiliki pendapatan Rp 5 atau 4 juta ke atas.
"Jadi kalau dipinang, Erick Thohir bisa punya potensi untuk menambah dukungan pada dua jalur, jalur pertama adalah jalur tradisional pendukung Ganjar dan Pak Jokowi, Jalur kedua adalah mereka yang selama ini tidak terlalu mendukung Pak Jokowi tapi melirik Erick Thohir," terang Burhanuddin.
"Satu dari sisi pendapatan kedua dari sisi usia." tambah Burhan.
Tag
Berita Terkait
-
Gerah Istana Sering Dituduh, Demokrat Anggap Salah Jokowi Sendiri Terlalu Jauh Ikut Campur Urusan Pilpres
-
Ganjar Menang Banyak Kalau Gandeng Erick Thohir, Dua Jalur Pemilih Ini Bisa Dikuasi
-
AHY Kuat Secara Nasional, Tapi Anies Lebih Butuh Cawapres Khofifah untuk Pecah Suara Ganjar di Jawa
-
Ruang Kerja Khofifah Indar Parawansa Cawapres 2024 Digeledah KPK
-
Usung Anies Sebagai Calon Presiden, Nasdem Disebut Kader PDIP Sebagai Partai Gagal
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability