Kabar duka kembali menyambangi panggung hiburan tanah air. Abdul Hamid yang lebih dikenal sebagai Pak Ogah dalam serial anak Si Unyil menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Kartika Husada, Rabu (28/12/2022), malam pukul 19.30 WIB.
Berita duka cita tersebut disampaikan Melanie Subono lewat akun instagram.
" Selamat jalan Pak OGAH, baru 3 hari lalu tim kami pun kunjungan bulanan menyampaikan donasi kalian," tulis Melanie, Rabu (28/12/2022) malam.
Penyanyi kelahiran Hamburg, Jerman itu juga menyampaikan ucapan terima kasih karena dia dan Rumah Harapan Melanie telah dipercaya sebagai sarana pemberi bantuan untuk Pak Ogah.
"Terimakasih 1 tahun belakangan ini mempercayai kami, Saya @melaniesubono bareng @rumahharapanmelanie dan seluruh temen temen yang ada disini buat saling bantu," tulisnya.
Melanie juga memberikan doa agar keluarga Pak Ogah diberikan ketabahan.
"Udah nggak sakit lagi ya pak @pakogah_real. Semoga keluarga yang ditinggal dikuatkan," sambungnya.
Unggahan Melanie tersebut tak ayal mendapat respon dari warganet untuk mengucapkan duka cita.
"Innalillahi wa innalillahi rojiun, terima kasih telah menemani masa kecil kami Pak Ogah," tulis @null.yq17.
"Terima kasih sudah menorehkan kisah baik di masa kecil kami Pak Ogah, turut berduka cita," kata @sri_roulina.
"Rip Pak Ogah, terima kasih sudah menghiasi masa kecil saya penuh keceriaan, surga tempatnya Pak Ogah, amin," kata @mariorsiwabessy.
Pak Ogah Sering Meracau
Sebelumnya pada Bulan Oktober lalu sang istri, Yuyun mengungkapkan kondisi Pak Ogah yang sudah sangat memprihatinkan.
"Bicaranya ngigau terus. Ibu juga nggak ngerti maksud dan maunya apa. Bicaranya sudah sulit dimengerti," kata Yuyun saat itu.
Selain itu, kemampuan motorik Pak Ogah juga sudah menurun setelah menjalani perawatan 15 hari akibat penyakit stroke.
"Sekarang sudah nggak bisa bangun sendiri. Berjalan pun sangat sulit," ucap Yuyun.
Pak Ogah juga sudah tidak mampu mengontrol emosi, ia bisa tiba-tiba mengamuk tanpa sebab dan sering meracau. Pernah satu waktu ia mengutarakan keinginannya untuk mengakhiri hidup karena tidak tahan dengan kondisinya.
Waktu dan Tempat Pemakaman
Terkait waktu dan lokasi pemakaman Pak Ogah akan dilakukan di mana, pihak keluarga belum bisa menentukan karena ingin melakukan diskusi terlebih dahulu.
"Nanti setelah pulang baru ada rencana berunding dulu bareng anak-anak," kata Yuyun.
Berita Terkait
-
Deretan Fakta Pak Ogah Sebelum Meninggal, Alami Penyumbatan Darah di Otak hingga Kesulitan Biaya Berobat
-
Pak Ogah Meninggal Usai Berjuang Melawan Stroke: Ini Sederet Efek Sampingnya!
-
Pak Ogah 'Si Unyil' Meninggal, Keluarga Belum Tentukan Waktu dan Lokasi Pemakaman
-
Begini Ungkapan Permintaan Maaf Jefri Nichol Terkait Anak Sambo di Klub Malam
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T
-
Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo
-
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional
-
Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang