Masyarakat buncah sekaligus geger terkait penjualan Pulau Pananggalat, Mentawai, Sumatera Barat atau Sumbar di web agen asing seharga Rp15 miliar lebih.
Pulau tersebut berada di etalase penjualan situs web International Surf Properties. Pada laman web itu menampilkan detail gambar pulau dan sekitarnya.
Bukan itu saja juga tercantum harga, luas pulau dan potensi yang ada di area pulau yang berpasir putih dan penuh terumbu karang tersebut.
Menurut sumber laporan Teraskabar.com, Senin (9/1/2023) bahwa pulau tersebut sedang dilelang atau dijual oleh seorang warga negara asing yang diduga asalnya dari Australia.
Berdasar penelusuran laporan teras kabar, tertuang harga nilai Pulau Pananggalat, Mentawai, Sumatera Barat di Sumatera.
Luas pulau tersebut 17.400 meter persegi atau 17400 m² dengan luas 300 meter, dan harga jual Rp15,682,924,500.00 (15 miliar) atau $1.005.000.
Adapun lokasi pulau tersebut berjarak 25 Kilometer dari arah utara Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
Kemudian nama lain dari pulau tersebut A-Frames Island, yang merupakan nama ombaknya.
Menurut laporan sumber via Teras Kabar, jika pulau tersebut sedang dijual dengan mencari investor, nilai saham 100 persen.
Masih keterangan dari sumber tersebut, bahwa WNA tersebut berani memajangnya di situs penjualan online asing karena memiliki sertifikat resmi.
Sertifikat tersebut merupakan terbitan badan pertahanan, seperti data yang juga serang.suara.com terima baru-baru ini. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Totalitas di Film Songko, Annette Edoarda Tenggak Minuman Cap Tikus
-
1,9 Juta Kendaraan di Sulsel Nunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp1,7 Triliun
-
Misteri Logo Bugatti di Pasir Putih: Ketika Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pesisir Sumenep
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Bocoran iPhone 18 Pro, Apple Siapkan Warna Merah Tua, Android Diduga Menyalip Lebih Dulu!
-
Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel
-
IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI