Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Ruhut Sitompul secara blak-blakan mengungkapkan ada pihak yang mencoba mengancam partainya.
Ruhut menyampaikan jangan sampai ada pihak yang mencoba menohok dan menusuk partainya dari belakang, usai kadernya turut menyoroti isu reshuffle.
"Kami mohon ya, kenapa kader kami menanggapi pemikiran tegas ya itulah PDI Perjuangan kita teman seiring sejalan. Jangan coba-coba menohok atau menusuk dari belakang," ungkap Ruhut Sitompul di salah satu program televisi swasta, dikutip Suara.com pada Senin (09/01/2023).
Saat ditanya siapa pihak yang menusuk dari belakang, Ruhut menyebut pihak tersebut sudah menjadi rahasia umum dan terkait dengan pilpres.
Ruhut mengaku heran ada partai yang mencoba melempar ancaman kepada PDIP, sebab reshuffle sendiri menjadi hak prerogatif presiden.
Kader PDIP itu pun lalu membocorkan ancaman yang diterima partainya jika akan terjadi reshuffle.
"Tapi jangan ngancam-ngancam, 'Kalau menteri kami direshuffle'. Eh udah mulai ngancam. Sebenarnya nggak usah direshuffle pun dengan apa yang sudah dilakukan ya oleh sahabat koalisi kami ini sebenarnya lebih baik mengundurkan diri kok," ungkap Ruhut.
Ruhut pun menegaskan bahwa lebih baik partai tersebut menarik menterinya dari kabinet tanpa perlu menunggu terkena reshuffle.
Oleh sebab itu, Ruhut menganggap pernyataan-pernyataan dari para politisi PDIP soal reshuffle sudah benar.
Baca Juga: Respons Isu Hijrah ke PPP, Sandiaga Uno Ungkap Segera Sowan ke Prabowo Subianto
Lebih lanjut, Ruhut dengan pasti menjawab bahwa siapapun nanti menteri yang akan direshuffle adalah sosok yang mengancam PDIP.
"Iyalah kan mengancam-mengancam itu, apalagi tahu lagi pemerintahan pak Jokowi rahasia apa. Udahlah tolong dong dengan hati bersih, katanya menerima reshuffle tapi ngancam-ngancam 'itu beberapa kadernya nggak usah sebut-sebut namanya'. Kampungan!," beber Ruhut.
Setelah itu, Ruhut pun membocorkan ancaman partai tersebut ke PDIP. Pihak tersebut mengatakan akan bereaksi jika menterinya dirombak.
""Kami akan bikin reaksi", itu bukan mengancam? Itu mengancam, reaksinya apa? yang satu ngomong lagi, "Ya ada rahasia yang kami tahu"," cerita Ruhut.
"Rahasia apa? Ingat pak Joko Widodo seorang negarawan kader kami Presiden Republik Indonesia yang ke-7 sangat rendah hati, orang baik, nggak usah diancam-ancam. Apalagi ada kami PDI Perjuangan. Kami nggak main-main," sambungnya.
Video yang mungkin terlewat oleh Anda:
Berita Terkait
-
Respons Isu Hijrah ke PPP, Sandiaga Uno Ungkap Segera Sowan ke Prabowo Subianto
-
Desas-Desus Permintaan Pemilu 2024 Ditunda, Puan Maharani: Tidak Masuk Akal
-
PDIP Diminta Tak Ngotot Soal Sistem Proporsional Tertutup, Dinilai Cuma Menguntungkan Partainya
-
Keras! Rocky Gerung Sebut Jokowi Khianati Megawati Gegara Dukung Ganjar hingga Jadi Boneka Oligarki
-
Terbongkar! Niat Terselubung Reshuffle Kabinet Jokowi, Anies dan NasDem Bisa Dapat Durian Runtuh?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!