Suti Karno yang telah belasan tahun mengidap diabetes akhirnya harus dengan rela menghilangkan satu kakinya karena harus diamputasi. Saat ditemui di daerah Tendean pesohor yang lebih dikenal sebagai pemeran 'Si Atun' ini mengaku sebelum dan sesudah operasi dia membatalkan beberapa pekerjaannya.
Artis kelahiran 27 April 1966 ini beralasan karena harus fokus terhadap pengobatan diabetesnya. Terlebih dia menggunakan BPJS untuk proses perawatannya sehingga tidak bebas memilih waktu pengobatan.
"Kemarin banyak aku tolak pekerjaan. Bukannya bagaimana, karena aku kan BPJS-nya bayar, kalau soal waktunya (berobat) nggak menentu," kata Suti Karno saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2022).
Meski begitu, dia bersyukur karena dapat menggunakan fasilitas kesehatan dari BPJS. Suti juga akan menggunakan kaki palsu dalam beberapa waktu ke depan.
"Alhamdulillah aku dapat medical check up nya juga, udah mulai bisa pesan kaki palsu," ucap dia.
Istri Mas Karyo dalam adegan Si Doel Anak Sekolahan kini kondisinya mulai membaik pasca operasi. Suti sekarang hanya tinggal menjalani fisioterapi untuk kakinya yang diamputasi sambil menunggu terpasang kaki palsu.
"Sekarang Alhamdulilah, aku lagi fisioterapi," kata dia.
Suti Karno berencana memakai kaki palsu agar memudahkan aktifitas sehari-harinya, namun hal itu belum bisa terwujud dalam waktu dekat.
"Tapi, mungkin untuk bisa menggunakannya (kaki palsu) masih dua hingga tiga bulan ke depan," ujar Suti Karno.
Sebagai informasi, Suti Karno telah mengidap diabetes 18 tahun lamanya, bahkan ia sering kali menjalani operasi karena semakin memburuk lukanya akibat diabetes. Terbaru, ia harus merelakan kaki kanannya diamputasi usai beberapa kali operasi bisul hingga sempat alami stroke.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026