Setelah vaksin Covid-19 untuk booster pertama, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) siapkan vaksin kedua bagi masyarakat usia 18 tahun keatas.
Sekretaris Dinkes Kota Tangerang, dr. Sudarto Mangapul mengungkapkan sebanyak 1.300 vial atau 13.000 dosis telah disiapkan dengan dua jenis vaksin untuk booster kedua.
"Kami dari Dinas Kesehatan telah menyiapkan untuk Vaksin Booster ada dua jenis vaksin yaitu Pfizer dari 3.000 vial sudah terserap 1.745 vial, sisanya 1.255 vial. Serta jenis Indovac dari 100 vial, tersisa 50 vial. Sehingga untuk vaksin booster kedua ada 1.300 vial", ujar Sudarto.
Lanjutnya, Dinkes Kota Tangerang menargetkan (6/2/2023) vaksin booster kedua dapat diberikan kepada masyarakat. Dimana pihaknya masih terus berupaya mengejar target booster pertama yang mencapai 64.9%.
"Beberapa pelajar dan lansia masih belum memenuhi target. Dimana untuk booster pertama mencapai 64,9% atau 844.329 orang yang sudah vaksin. Dengan kategori lansia mencapai 56,1% dan remaja hanya mencapai 11%. Semoga sampai 6 Februari bisa mencapai target," lanjutnya.
Untuk itu, Sudarto berharap semua masyarakat diatas usia 18 tahun dapat segera melakukan vaksin Covid-19 lengkap hingga booster kedua.
"Harapan kami, seluruh masyarakat Kota Tangerang dapat segera mendatangi fasyankes untuk mendapatkan vaksin lengkap hingga booster kedua. Sehingga bisa menjaga imunitas, terbukti Kota Tangerang memiliki angka penurunan kasus Covid-19," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Siap-siap! Menkes Kasih Sinyal Vaksin Covid Booster ke Depan Bakal Berbayar
-
Minta Warga Jakarta Segera Vaksin Booster Tahap Kedua, PJ Gubernur DKI Heru Budi: Wajib!
-
Vaksinasi Booster Dosis Kedua untuk Umum Mulai Digelar di Jakarta
-
Khidmatnya Perayaan Imlek di Klenteng Tertua Cina Benteng
-
Perayaan Tahun Baru 2023 di TMII, Pesta Berakhirnya Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta
-
Ramalan Zodiak Kamis 25 Juni 2026: Cancer, Virgo, dan Capricorn Beruntung Besar Hari Ini!
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Dari Fort Du Bus hingga Trikora: Membaca Papua dari Arsip Kolonial
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...