Gelaran lanjutan antara Persita kontra Persija urung dilakukan karena Pendekar Cisadane tidak mendapatkan ijin keramaian pihak kepolisian. Awalnya, Persita akan menjamu skuad asuhan Thomas Doll di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Selasa (7/2/2023) dalam lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 pekan ke-23.
Sempat mencoba alternatif lain yakni bermain di PTIK (Jakarta) dan Pakansari (Bogor), usaha mereka pada akhirnya sia-sia karena izin tak juga keluar.
Keputusan penundaan pertandingan antara Pendekar Cisadane menghadapi Macan Kemayoran menyisakan pertanyaan beberapa pihak, apakah Persija akan menang WO alias walk over pada laga ini. Terlebih tim Persija sudah berada di Bogor untuk melakoni laga tandangnya.
Terkait kasus tersebut Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus, menurutnya Persita sudah berusaha keras untuk mencari venue agar pertandingan tetap terlaksana namun gagal.
Alhasil, status laga Persita vs Persija ditunda dan tidak ada WO. Kapan duel ini digelar akan diumumkan dalam beberapa waktu ke depan.
"Terkait kendala yang dihadapi ini manajemen Persita sudah mengusahakan sejak jauh hari serta LIB sudah membantu semaksimal mungkin, maka status Persita tidak WO atau tidak dianggap gagal menyelenggarakan pertandingan," kata Ferry Paulus dalam keterangannya.
Sementara itu, Panitia Pelaksana (Panpel) Persita Tommy Kurniawan mengatakan pihaknya sudah berusaha keras dan maksimal mencari tempat agar pertandingan tetap dapat digelar. Namun, Pendekar Cisadane kesulitan memperoleh izin keramaian.
"Kami sudah mengupayakan untuk menggelar laga tanpa penonton baik di Stadion PTIK dan juga Pakansari, namun kami tidak mendapatkan izin keamanan dari Kepolisian setempat,” ujar ketua LOC Persita, Tommy Kurniawan dilansir dari laman klub.
“Sebelumnya kami juga sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait, mulai dari kedua tim, perangkat pertandingan, pengelola stadion hingga Kepolisian. Namun pada akhirnya tidak mendapatkan rekomendasi dari kepolisian karena alasan keamanan," pungkasnya.
Baca Juga: Junimart Girsang Apresiasi Program Gema Patas Kementerian ATR
Tag
Berita Terkait
-
Timpukan Batu Suporter Salah Satu Penyebab Duel Persita vs Persija dan PSIS vs Persebaya Ditunda
-
Kenapa Persija Tak Menang WO usai Laga Tandang Kontra Persita Resmi Ditunda? Ini Penjelasannya
-
Penyebab Laga Persita Tangerang vs Persija Jakarta Ditunda, Harusnya Main Hari Ini
-
Persib Bandung Catat Rekor 14 Pertandingan Beruntun Tanpa Kekalahan Bersama Luis Milla
-
Cetak Dua Gol, Ciro Alves Antar Persib ke Puncak Klasemen
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
DPO Kasus Rudapaksa Anak di Maluku Diringkus di Dalam Goa Hutan
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
Terungkap! Alasan Sakit Hati Bikin ABH Nekat Ledakkan Bom di SMAN 72 Jakarta
-
Daftar Harga HP Vivo dan iQOO Terbaru Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Kisah Pilu Anak NTT yang Bunuh Diri, Mi'ing Bagito Blak-blakan Sentil Koruptor
-
Tablet Samsung Galaxy Tab A9 vs Redmi Pad SE, Mana Paling Worth It Buat Anak Sekolah?
-
Sudutkan Ressa Rossano, Borok Dini Kurnia Diungkap Netizen: Menikah dari Hasil Selingkuh
-
Profil Lengkap Samuel Eko Putra Spesialis Perobek Gawang Jepang, Bawa Timnas Futsal Indonesia Unggul
-
Sektor Otomotif dan Konstruksi Jepang Menanti, Brexa Siapkan 1.000 Slot Pelatihan di Bogor
-
Maarten Paes: Dulu Waktu Kecil, Saya Tidur Pakai Piyama Ajax