Menyongsong sidang lanjutan Ambu Anne gugat cerai Dedi Mulyadi. Baru-baru ini Kejaksaan Negeri Purwakarta memeriksa Bupati Anne Ratna Mustika terkait isu tipping and complaint.
Isu tipping and complaint yakni laporan dugaan gratifikasi saat sidang Paripurna, 14 September 2022 silam.
Sebelum melibatkan Bupati Anne Ratna Mustika, kejaksaan telah dua kali memeriksa dan atau memanggil Sekwan DPRD kabupaten setempat, Suhandi.
Bupati Anne Ratna Mustika bersama Sekretaris Daerah Purwakarta, Norman Nugraha ketahuan masuk gedung kantor Kejaksaan Negeri Purwakarta, Rabu (15/2/2023).
Anne tampak santai walau ia juga sedang menuntaskan masalahnya dengan suami tercinta, Dedi Mulyadi anggota DPR RI itu.
"Memenuhi undangan, nanti saja kalau sudah selesai," kata Ambu Anne saat mau masuk ke ruang pemeriksaan gedung Kejaksaan Negeri Purwakarta itu.
Istri Dedi Mulyadi itu hanya tersenyum saat jurnalis menanyakan perihal undangan dari kejaksaan.
Sementara informasi yang beredar, bahwa sidang paripurna per tangga 14 September 2022 tidak memenuhi kuorum dari jumlah anggota dprd purwakarta.
Dari jumlah 45 anggota DPRD Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, saat sidang paripurna cuma 21 legislator yang hadir, dan selebihnya tidak diketahui alasan kenapa tidak hadir saat rapat paripurna.
Sekait hal itu turut dibenarkan Ketua DPRD Purwakarta Ahmad Sanusi, kalau rapat paripurna itu melanggar Tata Tertib DPRD Nomor 1 tahun 2022.
"Itu melanggar aturan dan yang berhak memberi undangan adalah pimpinan dprd bukan orang lain," cakap Ahmad Sanusi yang juga diperiksa di Kejaksaan Negeri Purwakarta, 9 Februari 2023.
Sederet masalah mulai menghampiri Anne Ratna Mustika menyongsong hari putusan gugatan cerai Dedi Mulyadi, 22 Februari 2023.
Kang Dedi Mulyadi bahkan dengan terang-terangan sudah memberi kode keras, jika terjadi perceraian maka karir politik Ambu Anne akan amblas.
Ini terlihat ketika ia endorse Saepul Bahri, salah satu bakal calon Bupati Purwakarta. Sosok tokoh itu bakal jadi lawan berat Anne Ratna Mustika dalam pemilihan umum kepala daerah (Pemilu) 2024 mendatang.
Sementara Kang Dedi Mulyadi yang masih dicintai rakyat Purwakarta dan atau daerah pemilihannya, belum lama ini mendapat kritik dari pria misterius.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel