SERANG.SUARA.COM - Berikut dalam artikel ini memberi informasi tentang tips menikah dengan janda, dan cara melamar janda dalam Islam. Sebab, tidak sembarang menikahi janda walau ada niat menolong janda seperti anjuran dalam kitab suci.
Hal itu disampaikan langsung Syekh Abu Syuja’ Al-Ashfahani dalam buku kitab Ghayatut Taqrib. Dala kitab itu menuangkan, bahwa tidak boleh meminang cewek belum habis massa iddah or iddat.
Nah, bagaimana tips meminang perempuan janda yang dilakukan seorang laki-laki. Berikut kami berikan informasi sebagai langkah agar kaum adam tidak sembarang melamar perempuan berstatus janda.
Kaum adam harus paham dalam Islam bahwa ada istilah meminang (Khitbah) yang memberi makna bahwa ada niat seorang cowok menikah dengan perempuan, apakah statusnya perawan atau janda, ini tertuang dalam kitab Fiqih.
Kemudian, jika ada keinginan Khitbah tersebut, maka laki-laki harus dengan jelas menyampaikan bahwa ia ingin menikah.
Cara pertama dengan kalimat Tashrih atau sama dengan kalimat jelas. Kedua cara Ta'ridl salah satu tips melamar janda dengan nada kiasan.
Seorang pria menikah seorang janda harus sudah habis massa iddah, belum habis masa iddah janda dilamar. Itu tidak boleh kata Syekh Abu Syuja’ Al-Ashfahani, lansiran Suara Serang melalui buku Ghayatut Taqrib, Sabtu (10/2/2023).
Dalam kitab Ghayatut Taqrib menerangkan sebagaimana penjelasan Syekh Abu Syuja’ Al-Ashfahani, bahwa haram bagi seorang cowok ingin menyampaikan niat untuk Khitbah.
Kenapa haram, karena jika seorang pria ingin Khitbah secara Tashrih. Ia harus tahu status calon pinangan baik itu ia perawan atau janda.
Baca Juga: Cara Cewek Biar Nga Jadi Janda, Simak Ulasan Ayumi
"Jika ia seorang janda maka harus ia melewati masa iddah terlebih dahulu. Masa Iddah itu antara lain kemungkinan si janda ditinggal mati, atau talal (raj’i atau bain). Jadi itu makanya haram bagi kaum pria melamar dalam kondisi belum habis Iddah," tutur Syekh Abu Syuja.
Syekh Abu Syuja menerangkan, lagi bahwa seorang perempuan punya derajat dan bila perempuan status janda dalam masa Iddah atau menjanda karena meninggal dunia. Itu boleh kamu pinang.
Kenapa boleh? Jika kamu melamar sang janda dengan nada kiasan atau yang tadi di atas disebut Ta'ridl.
"Beritahu aku bila massa Iddahmu telah selesai," itu nada kiasan cara menolong Janda dalam Islam.
Bagaimana sudah paham belum tentang bagaimana cara melamar seorang janda dalam Islam beserta hukum dan larangannya.
Ikuti terus Suara Serang, yang membagikan tips keren lainnya yang sering kita alami di kehidupan sehari-hari. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama