Bahtera rumah tangga Dedi Mulyadi bersama istrinya Anne Ratna Mustika akan kandas setelah 19 tahun bersama.
Sidang putusan gugatan cerai Bupati Purwakarta itu akan berlangsung pada tanggal 22 Februari 2023 di Pengadilan Agama Purwakarta.
Pasangan yang menikah tahun 2023 ini, Dedi Mulyadi digugat cerai oleh Ambu Anne. Kang Dedi Mulyadi pun yang digugat cerai menyinggung soal kekecewaanya karena salah pilih.
Sidang gugatan cerai itu tercatat sudah 18 kali digelar sejak pertama kali dilayangkan. Sidang akan dilanjutkan pada tanggal 22 Februari mendatang dengan agenda keputusan hakim.
Walaupun sidang keputusan itu belum berlangsung, namun publik sudah menebak hasilnya yakni perceraian atau berpisah. Pasalnya saat persidangan Anne Ratna Mustika tidak memperlihatkan etikat baik untuk kembali bersama suaminya lagi.
Sidang gugatan cerai itu tercatat 18 kali digelar. Sidang tersebut terlihat Anne selalu menolak negosiasi baik dari pihak Kang Dedi Mulyadi bahkan hakim.
Selama menanti hasil keputusan, Dedi Mulyadi menuliskan pesan tentang memilih. Menurutnya jika sudah salah pilih maka penyesalannya sulit diobati.
Pernyataan itu tertulis pada potongan video dirinya dengan Najwa Shihab. Dalam video tersebut terlihat Najwa Shihab menceritakan kepada Kang Dedi tentang ayahnya (M. Quraish Shihab) yang memberikan kebebasan pada anak-anaknya untuk menentukan pilihan.
"Memilih itu memang harus diajarkan semata agar kita tidak salah pilih. Kalau sudah salah pilih, kadang rasa kecewanya sulit terobati," tulis Kang Dedi Mulyadi di laman Twitter @DediMulyadi71.
Baca Juga: Jangan Salah, Ada Kelebihan Menikah dengan Janda
Mungkinkah pernyataan Dedi Mulyadi itu diarahkan kepada istrinya yang menggugat cerai ke dirinya.
Namun pernyataan itu dalam skala pembahasan tentang memilih bersama Najwa Shihah, lalu pesan inti penyataan tersebut hanya kang Dedi yang sesungguhnya bisa pahami.
Berita Terkait
-
Bupati Anne Ratna Mustika Walau Dirudung Masalah Tetap Tegar! Hadiri Tasyakur Milad dan Haul Ponpes Al-Muhajirin Purwakarta
-
HUMMM! Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Calon Janda Ternyata Miliki Harta Kekayaan yang Amazing
-
Jaksa Cecar Anne Ratna Mustika 20 Pertanyaan Terkait Dugaan Gratifikasi Anggota DPRD Purwakarta
-
Diperiksa Jaksa Purwakarta Soal Gratifikasi, Bupati Anne Ratna Mustika Dulang Penghargaaan Kemendikbudristek
-
Rentang Kisah Asmara Ambu Anne dan Dedi Mulyadi Kian Panas: Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Diperiksa Jaksa
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan