Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menjabarkan sejumlah alasan terkait penarikan penanganan kasus anak Rafael Alun Trisambodo, Mario Dandy.
Alasan tersebut sangat mengejutkan, seperti paparan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi.
Kasus penganiayaan dan pengeroyokan anak pengurus GP Ansor, Jonathan Latumahina sebelumnya ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.
Ini alasan kenapa Polda Metro Jaya mengambil dan meneruskan penyelidikan kasus Mario Dandy dan Shane Lukas pelaku penganiayaan anak kader GP Ansor itu.
1. Polda Metro Jaya sudah asistensi dan atau supervisi kasus penganiayaan David, atas tersangka Mario Dandy Satrio.
2. Supervisi itu sudah terbit ketika Polres Metro Jakarta Selatan sejak awal dan berjalan menangani kasus penganiayaan yang dilakukan putra Dirjen Pajak Kemenkeu.
3. Polda Metro Jaya telah kirim tim penyidik sekaligus pengawasan penyidikan atas kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy.
4. Polda Metro Jaya menarik kasus tersebut untuk dilidik tingkat atas guna optimalisasi penyidikan dan efisiensi.
5. Penanganan kasus penganiayaan dan pengeroyokan David bukan sepihak, melainkan kolaborasi antara Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan.
Baca Juga: Polres Serang Tangkap Guru Ngaji Perkosa Santriwati: Modusnya Pengobatan
Itu sederet alasan kenapa Polda Metro Jaya menarik penanganan kasus Mario Dandy penganiaya Critalino David Ozora anak kader GP Ansor. [*]
Tag
Berita Terkait
-
Wah, Tiba Tiba Polda Metro Jaya Rebut Kasus Mario Dandy Satrio Penganiaya Critalino David Ozora, Ada Apa?
-
Masih 15 Tahun, AG tak Disebut Tersangka, Namun Status Hukumnya Setara dengan Mario Dandy dan Shane Lukas
-
KPK Endus Transaksi 'Agak Aneh' Ibu Mario Dandy Satrio, Ernie Meike Tondorek Banyak Dalam Rekap
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui