Kasus penganiayaan terhadap Critalino David Ozora, dengan pelaku Mario Dandy Ozora anak mantan Dirjen Pajak Kemenkeu, Rafael Alun Trisambodo bakal pindah tangan ke Polda Metro Jaya.
Sementara kasus penganiayaan dan pengeroyokan anak pengurus GP Ansor, Jonathan Latumahina sebelumnya ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.
Ini alasan kenapa Polda Metro Jaya mengambil dan meneruskan penyelidikan kasus Mario Dandy dan Shane Lukas pelaku penganiayaan anak kader GP Ansor itu.
"Hari ini kami tarik ke Polda Metro Jaya,"kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, mengumumkan perihal itu secara resmi, Kamis 2 Maret 2023.
Alasan Polda Metro Jaya Pegang Kasus Mario Dandy Satrio
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menjabarkan sejumlah alasan terkait penarikan penanganan kasus anak Rafael Alun Trisambodo, Mario Dandy.
Alasan tersebut sangat mengejutkan, seperti paparan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi.
1. Polda Metro Jaya sudah asistensi dan atau supervisi kasus penganiayaan David, atas tersangka Mario Dandy Satrio.
2. Supervisi itu sudah terbit ketika Polres Metro Jakarta Selatan sejak awal dan berjalan menangani kasus penganiayaan yang dilakukan putra Dirjen Pajak Kemenkeu.
3. Polda Metro Jaya telah kirim tim penyidik sekaligus pengawasan penyidikan atas kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy.
Baca Juga: Waspada Gempa, Sesar Cimandiri Intai Jakarta Termasuk Banda Aceh Lampung dan Palu
4. Polda Metro Jaya menarik kasus tersebut untuk dilidik tingkat atas guna optimalisasi penyidikan dan efisiensi.
5. Penanganan kasus penganiayaan dan pengeroyokan David bukan sepihak, melainkan kolaborasi antara Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan.
Itu sederet alasan kenapa Polda Metro Jaya menarik penanganan kasus Mario Dandy penganiaya Critalino David Ozora anak kader GP Ansor. [*]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan