/
Jum'at, 03 Maret 2023 | 19:35 WIB
Ayah Mario Dandy, tersangka pelaku penganiayaan Satrio David, Rafael Alun Trisambodo saat meminta maaf atas perilaku buruk anaknya. (Twitter)

Kini giliran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) blokir rekening konsultan pajak, yang diduga berkaitan dengan sumber harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo anak buah Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Pemblokiran rekening bank itu langsung dikatakan Ketua PPATK Ivan Yustiavandana kepada jurnalis, Jumat 3 Maret 2023.

Alasan PPATK memblokir karena diduga akun rekening bank itu sebagai nomine (pengguna nama lain) terkait harta ayah Mario Dandy Satrio, tersangka penganiayaan David anak pengurus GP Ansor.

Bukan saja rekening bank konsultan yang mereka blokir, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan turut mengunci rekening bank lainnya, yang memang diduga kuat bertalian dengan transaksi keuangan Rafael Alun Trisambodo.

"Ya, ada juga beberapa pihak lainnya yang kami kunci," ungkap Ketua PPATK Ivan Yustiavandana.

PPATK mensiyalir dari temuan itu terkait dugaan pencucian uang (TPPU) alias professional money launderer. Itu sebabnya kata Ivan, mereka memblokir atau mengunci akun rekening bank pihak lain.

"Kami sinyalir professional money launderer yang selama ini bertindak untuk kepentingan Rafael Alun Trisambodo," kata Ivan Yustiavandana.

Rafael Alun Trisambodo (sumber: Suara.com/Alfian Winanto)

 

KPK Ungkap Transaksi Agak Aneh Milik Rafael Alun

Sebelumnya mantan Dirjen Pajak Kemenkeu, Rafael Alun Trisambodo diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK, terkait klarifikasi harta kekayaan yang ia miliki.

Yang mana nilai total dari harta kekayaan itu sebesar Rp 56,1 miliar, dan masing-masing surat berharga senilai Rp 1 miliar lebih yang tercantum dalam LHPKN.

Baca Juga: Tegas!!Keluarga David Ogah Damai dengan AG Kekasih Mario Dandy, Ingin Kasus Berlanjut Sampai Pengadilan

Walau demikian, dari proses klarifikasi tersebut rupanya PPATK mencium adanya transaksi agak aneh milik Rafael Alun. Informasi itu berdasarkan hasil penyelidikan pada tahun 2012 silam ke KPK.

Ketika itu Ketua KPK pada tahun itu adalah Abraham Samad. Bahkan, informasi sekait dengan transaksi "agak aneh" tersebut juga disindir oleh Menko Polhukam Mahfud MD.

"Ada transaksi mencurigakan tahun 2012, dan telah dilaporkan ke KPK. Transaksi mencurigakan itu tepat di saat Abraham Samad menjabat sebagai Ketua KPK periode 2011-2015," ungkap Mahfud MD melansir laporan Serang.com partner Suara.com, Jumat (3/3/2023).

PPATK juga mengaku memang telah melaporkan transaksi agak aneh atau mencurigakan itu ke KPK, tapi tidak ada kabar kelanjutannya. Hingga saat ini Rafael Alun Trisambodo dalam bidikan publik.

Bukan saja terkait kasus perkara anaknya Mario Dandy Satrio usai menganiaya Cristalino David Ozora, anak pengurus GP Ansor, Jonathan Latumahina. Melainkan mempertaruhkan jabatan hingga penelusuran sumber harta kekayaan suami Ernie Meike Torondek itu. [*]

Load More