/
Sabtu, 04 Maret 2023 | 04:53 WIB
Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang di Rumah Sakit Koja ; RS Koja (Suara.com/Alfian Winanto)

Tercatat hingga Sabtu (4/3/2023) dini hari jumlah korban meninggal yang disebabkan kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara berjumlah 17 orang. Dimana dua diantaranya merupakan anak-anak.

Sedangkan untuk korban luka-luka dilaporkan mencapai 50 orang satu diantaranya adalah anak-anak.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang meninjau langsung lokasi kebakaran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto mengatakan akan menyiapkan tenda darurat untuk bagi para korban.

"Sudah disampaikan tadi sama Pangdam kita buat posko," kata Fadil di lokasi, Jumat (3/3/2023) malam.

Tujuan didirikanya tenda daurat tersebut selain untuk menampung para korban yang terdampak juga untuk memudahkan konsolidasi antar personel dan tim SAR gabungan.

"Sama-sama memberikan pertolongan untuk konsolidasi personel dan sebagainya," katanya.

Sebelumnya Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menyampaikan bahwa data sementara jumlah korban tewas 14 dan luka-luka 28. Seluruh korban akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang telah dievakuasi ke RS Koja dan RS Mulyasari serta RS Pelabuhan.

"Korban 14 meninggal dunia dan 28 dirawat" ungkapnya.

Dilaporkan pula oleh Gidion sebanyak 2 RW terdampak akibat kebakaran hebat yang melanda Depo Pertamina Plumpang. Dia pun belum bisa memastikan penyebab dari peristiwa tersebut.

Baca Juga: Bek PSG dan Maroko Achraf Hakimi Didakwa atas Tuduhan Rudapaksa

"Ada dua RW yang terkena dampak dan saat ini kami dengan TNI, Polri, Damkar serta stakeholder fokus pemadaman api dan pencarian korban," pungkasnya.

Load More