/
Rabu, 08 Maret 2023 | 15:30 WIB
Ekspresi terdakwa Ferdy Sambo saat jalani sidang vonis kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/2/2023). (SS)

Serang.com - Lagi-lagi beredar video viral yang mengabarkan bahwa Ferdy Sambo, suami Putri Candrawathi dipindahkan ke Nusakambangan jelang eksekusi mati.

Informasi klaim terhadap Ferdy Sambo pindah ke Nusakambangan untuk diesekusi mati beredar di akun TikTok, lansiran serang.com partner suara.com, Rabu (8/3/2023).

Penyidik Cek Fakta Suara Serang kemudian menelusuri asal video tersebut, yang mana dalam akun media sosial TikTok itu memperlihatkan iringan mobil Brimob.

Pada narasi di dalam konten tersebut berisi klaim bahwa mobil Mobile Brigade Corps (Korps Brimob) tengah mengangkut mantan Kadivpropam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, terdakwa Pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Cuplikan video itu seakan-akan sedang membawa Sambo menuju Nusakambangan, sebuah pulau di Jawa Tengah.

CEK FAKTA: Ferdy Sambo Diangkut Pakai Mobil Brimob ke Nusakambangan Buat Eksekusi Mati (sumber: Cek fakta Ferdy Sambo [turnbackhoax.id)

 

Benarkah Ferdy Sambo Pindah ke Nusakambangan

Tim penyidik Cek Fakta Suara Serang melakukan penelusuran guna memastikan benarkah Ferdy Sambo ayah dari Trisha Eungelica dipindahkan ke Nusakambangan jelang eksekusi mati.

Guna memastikan hal itu, kami cek dalam video TikTok itu beredar narasi seperti sebelumnya kami ulas, "Ferdy Sambo Dipindah ke Nusakambangan Persiapan Eksekusi Mati Ferdy Sambo".

Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir J (sumber: Istimewa)

 

Penelusuran dan Kesimpulan 

Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id -- Jaringan Suara.com, klaim Ferdy Sambo dipindahkan ke Nusakambangan dalam video TikTok itu tidak benar.

Unggahan konten tersebut mirip dengan video yang diunggah akun Youtube @JAJANBADOG pada 3 November 2022, tidak ada hubungannya dengan vonis Ferdy Sambo.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Agnes Pacar Mario Dandy Cewek Bokingan! Polisi Temukan 5 Video Sedang Indehoy

Sementara audio dalam video rupanya narasi YouTube @officialinews dengan judul

"Live Report: Eksekusi hukuman mati, Polda Jawa tengah siapkan 16 regu tembak” yang diunggah pada Mei 2016.

Maka secara kesimpulan cek fakta Suara Serang bahwa konten dan informasi tersebut tidak benar, alias konten kategori hoax. [*]

Load More