Serang.com - Pelaku mutilasi di Sleman, tepatnya di Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terancam hukuman mati atau seumur hidup.
Walau begitu, ternyata polisi mengungkap fakta baru kasus mutilasi di Sleman, Yogyakarta yang terjadi Minggu (19/3/2023) di kamar penginapan daerah setempat.
Fakta berita terbaru dari korban mutilasi itu terungkap, kalau pelaku dan korban pernah main berkali-kali dengan AI, 35 tahun korban mutilasi asal Yogyakarta.
Sebelum melancarkan aksinya, tersangka mutilasi Heru bertemu dengan korban lewat media sosial Facebook. Keduanya menjalin asmara sejak kenal November 2022 silam.
Heru kepada polisi mengatakan, kalau ia dan korban sudah berulang kali main alias berhubungan intim, hal itu jelas Direktur Reskrimum Polda DIY Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra kepada jurnalis, Rabu (22/3/2023).
Upaya tersangka memacari korban, bukan soal asmara melainkan ingin menguasai harta korban. Kemudian modus lainnya ingin memanfaatkan AI sebagai ATM berjalan untuk melunasi hutang pinjaman online melalui aplikasi.
"Tersangka punya tiga akun aplikasi pinjaman online mencapai Rp 8 juta, dan tersangka membutuhkan dana cepat untuk melunasi hutangnya itu," kata Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra.
Sehingga tersangka dengan nekat menghabisi nyawa korban guna melunasi hutangnya dengan membunuh perempuan berusia 35 tahun itu.
"Ia memutilasi korban guna menghilangkan jejak tindak kriminal dari tersangka Heru," kata Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra.
Baca Juga: Masuk Tahun Politik, Wapres Ma'ruf Amin: Jangan Terprovokasi Hoaks
Kejamnya lagi, kata Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra, beberapa potongan tubuh korban, tersangka buang ke dalam septic tank atau toilet.
Sementara tulang ia bawakan memakai ransel yang telah ia persiapkan. "Kami menemukan tas ransel itu di Tempat Kejadian Perkara untuk membuang bagian tubuh lainnya," cakap Nuredy.
Semua keterangan yang mereka sampaikan kata, Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra berdasar hasil autopsi. Hal itu diperkuat pula dengan keterangan yang sama dari Kasubbid Dokpol Bidang Kedokteran Kesehatan (Biddokkes) Polda DIY AKBP Aji Kadarmo.
"Jadi ada luka di bagian kepala, yang mana tersangka memukul lebih awal dengan paki besi yang telah tersangka siapkan, lalu memutilasi korban," ungkap AKBP Aji Kadarmo.
Sejumlah barang bukti lainnya polisi temukan di tempat kejadian perkara mutilasi di Sleman, Yogyakarta. Beberapa barang bukti tersebut antara lain, pisau komando, gergaji, serta cutter.
"Peralatan itu diduga dipakai tersangka untuk melancarkan kejahatannya," ungkapnya.
Atas kasus itu Heru Prastiyo 24 tahun terjerat hukuman mati atau seumur hidup. Pria asal Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah ditangkap polisi saat menginap di rumah sahabatnya. [*]
Berita Terkait
-
Suka Pamer Kemewahan, Siapa Paling Kaya antara Rafael Alun, Eko Darmanto, Andhi Pramono dan Sudarman Harjasaputra
-
Seperti Istana, Ini Rumah Seluas 2000 Meter Persegi Milik Rafael Alun Trisambodo di Yogyakarta
-
Tidak Hilang! Dosen UII Ahmad Munasir Rafie Malah Terbang ke Amerika, POLRI : Telah Membeli Tiket ke Boston Sejak Berada di Jakarta
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!
-
Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta
-
Berapa Biaya Umrah di Hanania Travel? Diduga Tipu Calon Jemaah hingga Rugi Rp60 M
-
Predator: Badlands, Sajikan Tema Kesendirian dan Persahabatan Antar Spesies
-
Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO
-
Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
-
Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg
-
Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya
-
Innova Terjepit di Antara Dua Truk! Detik-Detik Kecelakaan Beruntun di Jalur Bojonegoro-Cepu