/
Rabu, 12 April 2023 | 08:45 WIB
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai menyiapkan kesiapan administrasi bakal calon legislatif (bacaleg) di seluruh Indonesia.

SerangSuara.com - Pemilu 2024, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersiap-siap. Selain memanaskan mesin partai juga memverifikasi para bakal calon legislatif alias bacaleg yang tersebar pada tiap daerah di Indonesia.

Serang.suara.com - Partai Persatuan Pembangunan alias PPP memanaskan mesin partai dan serius memverifikasi para bakal calon legislatif agar jadi wakil rakyat yang amanah.

Hal itu terungkap lewat Rapat Koordinasi Nasional atau Rakornas Lajnah Pemenangan Pemilu (LP2), dan seluruh para ketua telah mereka kumpulkan.

Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono kepada jurnalis, Rabu 12 April 2022 mengatakan, fokus mereka saat ini tentang bagaimana menyiapkan para bacaleg.

Kemudian memetakan strategi lokal politik di masing-masing daerah sesuai kearifan yang ada di daerah itu. Muhamad Mardiono kemarin ini mengatakan, PPP telah melakukan pemetaan terhadap daerah pemilihan serta mengkaji kearifan lokal masing-masing wilayah.

Kendati demikian, PPP kata Muhamad Mardiono memaksimalkan jajaran partai agar bisa membangun on the track. Sementara, tiga minggu yang lalu di Kota Padang, Sumatera Barat, partai PPP bergejolak.

Internal DPC Partai Persatuan Pembangunan Kota Padang belum matang, para bakal calon legislatif bingung lantaran pengurus DPC PPP Kota Padang merupakan Plt alias pelaksana tugas.

Pemicu pengurus DPC Partai Persatuan Pembangunan Padang di Sumatera Barat dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Dewan Pengurus Pusat PPP nomor 0708/ SK/CIII/2023, tentang penunjukan pelaksana tugas (Plt) ketua, sekretaris dan bendahara DPC PPP Kota Padang.

Pasca terbitnya SK tersebut para pengurus DPC PPP Padang yang merupakan Plt menggelar musyawarah cabang, 19 Maret 2023 di Hotel Pangeran Kota Padang dengan membentuk formatur sendiri.

Baca Juga: Viral BNN Tasikmalaya Minta THR ke PO Budiman, Netizen: Mental Pengemis, Memalukan

Pada formatur itu tertuang kerangka, seperti Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) DPC PPP Kota Padang, Erwin, kemudian Sekretaris Firdaus dan Wakil Bendahara, Rio Agusti.

"Saat Muscab Maidestal Hari Mahesa terpilih sebagai ketua," ucap Erwin kepada jurnalis.

Lantas DPW Partai Persatuan Pembangunan Sumatera Barat tidak berterima terpilihnya Maidestal Hari Mahesa sebagai Ketua DPC PPP Padang.

Alasan DPW PPP Sumbar, bahwa Ketua DPC PPP Padang adalah Dasman. Hal itu seiring dengan SK DPW PPP ke DPP Partai Persatuan Pembangunan. DPP PPP kemudian mengeluarkan SK pengurus bahwa Ketua DPC Kota Padang merupakan Dasman bukan Maidestal Hari Mahesa.

Maidestal Hari Mahesa alias Esa tidak tinggal diam, ia pun menggugat SK DPC PPP terbitan DPP ke MK Partai Persatuan Pembangunan. SK pengurus tingkat kota atas nama Dasman kembali mentah.

Pasalnya MK Partai Persatuan Pembangunan menerima gugatan Maidestal Hari Mahesa, dan DPP Partai Persatuan Pembangunan mengeluarkan SK yang mana tertulis di dalamnya Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Kota Padang adalah Maidestal Hari Mahesa.

Load More