SerangSuara.com - Kasus korupsi suap proyek Kereta Api (KA) mulai terurai, bahkan total nilainya mencapai Rp 14,5 miliar. Sebagian kata Wakil Ketua KPK Johanis Tanak buat Tunjangan Hari Raya (THR).
Kata Johanis Tanak lagi, dari uang proyek jalur kereta api tersebut, tersangka Direktur Prasarana Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA) Kemenhub bernama Harno Trimadi menerima suap sebesar RP 1,1 miliar.
"Uang itu dikasih VP PT KA Manajemen Properti, Parjono. Ia juga terlibat dalam proyek perbaikan perlintasan KA (Kereta Api) sebidang wilayah Jawa dan Sumatera," urai Johanis Tanak, Kamis 11 April 2023.
Dana suap yang diterima Dirjen Prasarana Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub Harno Trimadi, ia peruntukan buat pembayaran Tunjangan Hari Raya.
"Duit suap yang diterima Harno Trimadi buat THR, dan uang itu ia dapatkan dalam rentang waktu Juni-Desember 2022 termasuk April 2023. Dana suap proyek itu juga menyeret PPK Perawatan Prasarana Perkeretaapian, Fadliansyah," urai Wakil Ketua KPK Johanis Tanak.
Data dari Komisi Pemberantasan Korupsi, bahwa proyek jalur kereta api yang diduga telah di korupsi antara lain
- Proyek pembangunan jalur KA di Makassar.
- Pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso.
- Proyek pembangunan jalur kereta api dan dua proyek supervisi di Lampegan, Cianjur, Jawa Barat.
- Proyek perbaikan perlintasan sebidang Jawa-Sumatra.
"Kami sudah kantongi bukti bukti dan sedang melakukan penjumlahan lagi dari data para tersangka," pungkas Wakil Ketua KPK Johanis Tanak.
Simak artikel berita sebelumnya
Baca Juga: Berikut Cek Fakta Kasus Suap Proyek Jalur KA Jawa Tengah Tangkapan KPK
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!