Serang Suara - Boy Rafli Amar merupakan lulusan Akpol 1988, Boy diduga masuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pasca memasuki masa pensiun 2023.
Perihal itu membuat Plt Ketum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono angkat suara, seperti lansiran Serang, Minggu (23/4/2023).
Memang mantan Kepala BNPT alias Badan Nasional Penanggulangan Terorisme saat ini sedang memasuki masa pensiun Maret 2023, kendati demikian belum ada acara pelepasan tradisi di Mabes Polri.
Sebelum isu Boy gabung PPP, buru-buru Plt Ketum DPP PPP Muhammad Mardiono memberikan klarifikasi cepat. Katanya, Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Boy Rafli Amar belum bergabung sebagai kader berlambang Kabah.
"Belum, kan beliau juga belum pensiun," ujar Muhammad di Kantor DPP PPP, Jakarta, Rabu (19/4/2023) lalu.
Kendati belum mengikuti acara tradisi pelepasan di Polri, berkemungkinan bisa masuk organisasi masyarakat.
"Ada pelepasan pakai pedang pora ya. Nanti setelah dilepas itu baru masuk organisasi politik maupun organisasi kemasyarakatan," ungkap Muhammad Mardiono.
Artinya Boy Rafli Amar sebelum mengikuti prosesi itu, maka ia masih bagian dari lembaga kepolisian Republik Indonesia.
Dugaan Boy Rafli Amar gabung ke Partai Persatuan Pembangunan sangat kental, bahkan menurut prediksi dalam waktu dekat akan gabung. Walau memang isu tentang tokoh dari Ranah Minang itu akan bergabung dalam partai politik sudah cukup kuat berembus sebelumnya.
Baca Juga: Pengamat Ini Bongkar Niat Jokowi, Ganjar Pranowo Capres Duet Prabowo Subianto Cawapres Menang Besar
Bahkan dugaan Boy gabung PPP telah lama seperti diutarakan Ketua Majelis Syariah PPP Kiai Haji Mustofa Aqiel Siradj.
Katanya, kalau perihal gabung ke partai politik sudah ada pembahasan dengan sosok purnawirawan Polri itu. Mustofa Aqiel Siradj mengendus bahwa gerakan Boy Rafli gabung PPP sudah terlihat sejak dulu.
Walau begitu ternyata di dalam internal Partai Persatuan Pembangunan, diam-diam sudah siapkan jabatan strategis buat Boy Rafli Amar, dan posisi itu akan dimatangkan lagi saat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP.
Tidak hanya itu, Juru Bicara PPP Usman M. Tokan juga mengungkapkan bahwa Boy Rafli bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan bergabung ke PPP. [Kariadil Harefa]
Berita Terkait
-
Pengamat Ini Bongkar Niat Jokowi, Ganjar Pranowo Capres Duet Prabowo Subianto Cawapres Menang Besar
-
Pasca Deklarasi Ganjar Pranowo Capres, Anies Baswedan Calon Presiden Ketemu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ada Apa?
-
Plt Ketum PPP Mardiono Bakal Gelar Open House Besok, Bahas Soal Pengumuman Sandiaga Jadi Kader?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga