Suara.com - Juru Bicara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi atau akrab disapa Awiek mengatakan Plt Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono bakal menggelar open house Idulfitri 1444 Hijriah di Sleman, Yogyakarta pada Senin (24/4/2023). Nantinya agenda ini akan membahas sejumlah hal.
"Insyaallah akan dihadiri oleh fungsionaris PPP baik dari pusat maupun provinsi, bahkan sejumlah kader di kabupaten sekitaran Jateng-DIY. Serta juga para Majelis PPP," ujar Awiek kepada wartawan, Minggu (23/4/2023).
Berkenaan dengan itu, beredar kabar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno bakal diumumkan menjadi kader PPP. Namun, Awiek tak mengkonfirmasi mengenai adanya pembahasan soal ini.
Ia hanya menyebut para petinggi DPP PPP juga akan hadir dalam acara ini dan membahas soal perpolitikan nasional.
"Rencananya akan dilanjutkan dengan rapat gabungan DPP PPP. Tidak menutup kemungkinan dalam acara tersebut akan dibicarakan sejumlah perkembangan isu politik nasional," jelasnya.
Juru Bicara PPP Usman Tokan menyebut agenda itu juga akan membahas soal penjadwalan Rapat Pimpinan Nasional PPP.
"Rapimnas membahas persiapan menghadapi pemilu dan menyikapi situasi politik terkini dan bagaimana langkah PPP kedepan terkait pesta demokrasi apakah itu Pileg maupun Pilpres mengingat waktunya bersamaan," ucap Tokan.
Sandiaga Segera Umumkan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bakal segera mengumumkan rencana dirinya bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada pekan depan.
Baca Juga: Megawati Tidak Open House, Hasto PDIP: Jokowi yang Bertemu Ketua Umum Partai Politik
"Ya (pekan depan) beberapa hari ke depan," ujar Sandiaga ketika ditemui di Masjid Istiqlal seusai salat Idul Fitri, Sabtu (22/4/2023).
Sandiaga memastikan dirinya akan menjalin komunikasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terkait rencana perpindahan ke PPP.
"Tentunya semuanya harus dalam bingkai politik yang saling menghormati dan memahami dan saling bersilahturahmi dalam keberagaman kita," ujar Sandiaga.
Dia meminta semua pihak bersabar untuk menunggu hal tersebut karena masih dalam momen Hari Raya Idul Fitri 2023.
"Mohon sabar karena dalam beberapa hari ke depan akan ada dalam suasana lebaran," sebut dia.
Berita Terkait
-
Mardiono Gelar Open House PPP di Sleman Besok, Bahas Pilpres hingga Jadwal Rapimnas
-
Momen Anies dan Sandiaga Silaturahmi ke Rumah Ketua Majelis Syuro PKS di Hari Pertama Lebaran
-
Nama-Nama Ini Disebut Presiden Jokowi yang Mungkin Saja Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
-
Sandiaga Uno Bilang Segera Umumkan Kepindahannya ke Partai PPP, Pekan Depan?
-
Open House Lebaran, Bobby Nasution Beri Hadiah ke Masyarakat
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma
-
KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan
-
Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
-
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal