/
Kamis, 27 April 2023 | 18:25 WIB
Mapolres Jeneponto diserang ratusan orang tak dikenal. (Antara)

Serang Suara - Seratusan orang tidak dikenal serang Polres Jeneponto, Jalan Sultan Hasanuddin, Empoang, Binamu, Jeneponto. Insiden itu membuat satu polisi luka tembak pada bagian perut.

Peristiwa penyerangan Polres Jenepono, Sulawesi Selatan (Sulsel) oleh ratusan orang tidak dikenal alias OTK diduga oknum prajurit Tentera Nasional Indonesia (TNI).

Hingga saat ini belum ada yang mengetahui motif dari penyerangan ratusan OTK ke Mapolres Jeneponto, yang terjadi Kamis (27/4/2023) dini hari atau sekira pukul 01.45 WITA. Bahkan Mabes Polri masih bungkam soal peristiwa penyerangan itu.

Anggota polisi yang terdampak penyerangan di Mapolres Jeneponto itu langsung dilarikan ke rumah sakit oleh personel Polres Jeneponto. Informasi terjadi penembakan itu berkisar pukul 02.00 WITA.

Personel Polres Jeneponto sempat mengeluarkan tembakan peringatan dengan mengarahkan pistol ke udara, yang membuat ratusan penyerang mundur, dan para personel yang berada di lokasi memadamkan api akibat lemparan batu ke dalam polres.

Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian bermula sekitar pukul 01.45 Wita ketika sekitar seratusan orang tak dikenal diduga oknum TNI melempari ruangan Propam Polres Jeneponto dengan menggunakan batu dan bom molotov, yang juga mengenai masjid di dalam Polres.

Polres Jeneponto diserang. (sumber: Ist)

Kemudian pada pukul 03.00 Wita Kasrem 141/Tp Kolonel Inf Muhammad Arif Suryandaru bersama Dandim 1425/Jp tiba di Mapolres Jeneponto dan ditemui langsung oleh Kapolres Jeneponto AKBP Andi Erma Suryono dan langsung mengecek lokasi kejadian.

Selanjutnya, pada pukul 03.20 Wita personil unit Identifikasi melakukan identifikasi dan memasang garis polisi di ruang Si Propam Polres Jeneponto serta mengamankan barang bukti bom molotov.

Akibat serangan ini pintu dan kaca jendela di sejumlah ruangan di Mapolres Jeneponto mengalami kerusakan. Sebuah mobil Avanza warna putih yang berada di lokasi juga mengalami kerusakan.

Baca Juga: Putra Menang Tarung Lawan Radja! Membuat Remaja Penjaringan Serang 3 Sekawan Hingga Tewas Satu

Diduga penyerangan ini berkaitan dengan insiden kesalahpahaman antara oknum TNI dengan personil Polres Jeneponto yang terjadi sebelumnya.

Pada Rabu, (26/4/2023) upaya mediasi telah dilakukan untuk mendamaikan kedua belah pihak, namun belum ada kesepakatan yang tercapai. [*]

Load More