/
Senin, 08 Mei 2023 | 14:59 WIB
Presiden Jokowi dan Surya Paloh Ketum Partai NasDem (Suara.com)

Serang Suara - Isu intervensi dan campur tangan Presiden Jokowi di Pilpres 2024 mendatang, membuat Partai Gerindra kasih paham kepada publik.

Partai besutan Prabowo Subianto itu menilai, kalau urusan lima partai politik silaturahmi atas undangan Presiden Joko Widodo alias Jokowi, bukan suatu intervensi seperti yang mengapung saat ini.

Kendati demikian, suasana jelang perhelatan Pemilu 2024 baik pemilihan presiden maupun wakil presiden dan wakil rakyat mulai memanas. Bahkan, Jokowi saat ini dalam pusaran perhatian publik.

Walau begitu Partai Gerindra tidak tinggal diam, ia menilai Jokowi adalah tokoh politik yang memang telah menjalin hubungan dengan semua pembesar partai politik.

"Kalau dilihat Pak Jokowi dengan pemimpin partai politik semakin dekat itu karena bentuk komunikasi bukan upaya intervensi," kata Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria di Cyber2 Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/5/2023).

Menurut Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, Jokowi bukan saja politisi, melainkan pejabat publik (kepala negara-red).

"Saya memahami beliau mengerti akan tugas sebagai politisi dan kepala negara, dan tidak melakukan intervensi terhadap partai politik mana pun," kata Ahmad Riza Patria.

Masih kata Ahmad Riza Patria, bahwa pertemuan dengan sejumlah partai politik yang merupakan  koalisi pemerintah di Istana Merdeka beberapa waktu lalu, tentu sebagai kepentingan bangsa.

"Ya semua adalah kepentingan bangsa dan negara, cita-cita beliau sama seperti kita sekarang. Ingin bangsa ini terus berjalan, maju, adil dan makmur," ungkapnya menutup.

Baca Juga: Legacy Jokowi akan Hancur Jika Presiden Bukan dari Kelompoknya

Sebelumnya melansir dari Serang Suara, Senin 8 Mei 2023. Anies Baswedan mengemukakan bahwa ada campur tangan pemerintah (

Bacapres dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan hadiri acara deklarasi relawan Amanat Indonesia (ANIES di Senayan. (Suara.com/Fakhri) (sumber:)

Ngeri! Anies Baswedan Sudah Berani Serang Pemerintahan Jokowi: Jangan Intervensi

Sebelumnya melansir dari Serang Suara, Senin 8 Mei 2023. Anies Baswedan mengemukakan bahwa ada campur tangan pemerintah.

Anies Baswedan menilai, seharusnya pandangan politik terkait Pemilu 2024, pemerintah bersikap netral. "Jadi tidak perlu ada intervensi," kata Anies di depan relawan Amanat Indonesia (ANIES) di Tennis Indoor Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (7/5/2023).

Anies di depan relawan Amanat Indonesia menyampaikan, bahwa sekait dengan intervensi, seharusnya memberi kebebasan berdemokrasi.

"Biarkan rakyat tanpa dipengaruhi negara, tanpa campur tangan negara. Negara netral dan percayakan rakyat bahwa rakyat menitipkan kewenangan kepada yang punya niat baik dan track record," ujarnya.

Anies Minta Jokowi Jangan Khawatir

Sekali lagi Anies Baswedan dengan tegas mengingatkan Presiden Jokowi atau Joko Widodo untuk tidak terlalu agresif dalam memberi pandangan politik selama penyelenggaraan Pemiluu 2024.

Anies juga mengingatkan agar Jokowi tidak khawatir, ketika akan kehilangan kekuasaan ketika nanti kalah dalam Pilpres saat Pemilu 2024. Menurutnya, itu hal biasa dalam berdemokrasi.

Load More