Serang.Suara.com - Beberapa tahun lalu, Kisah Tanah Jawa merilis buku. Dalam satu cerita yang menarik adalah tentang Pocong Gundul di Kota Solo.
Dalam ceritanya, ada sebuah sekolah kejuruan di daerah Solo, Jawa Tengah yang murid-muridnya mengalami kesurupan secara serentak. Bahkan ada beberapa murid melihat sesosok mahluk halus berbentuk ‘Pocong tapi gundul’.
Ternyata usut punya usut, sekolah itu bekas kuburan tua yang kemudian digusur untuk dibangun sekolah. Sialnya, ada beberapa jenazah yang tampaknya masih tertinggal sehingga menimbulkan fenomena-fenomena gaib yang kadang mengganggu kegiatan-kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan penarangan Kisah Tanah Jawa, ada salah satu jenazah yang dulunya adalah dukun aliran hitam.
Jenazah itu telah dimakamkan sekitar akhir tahun 1960-an. Dukun aliran hitam ini memiliki jin kuat serta jahat yang usianya kurang lebih 3000 tahun.
Pada waktu sang dukun mengalami sakaratul maut, sosok jin jahat ternyata sudah merasuk ke tubuhnya sehingga ketika akan meninggal, jin tadi mengambil alih kuasa kesadaran.
Dia dan mengatakan agar kelak ketika meninggal tali pocongnya jangan dilepas. Akibatnya, pocong tersebut meneror warga sekitar 35 hari.
Akhirnya, seorang kyai yang memiliki daya linuwih mengatakan jenazah sang dukun harus dibongkar dan tali pocongnya dilepas agar teror pocong bisa dihentikan.
Walaupun bisa diredam, justru mengaktifkan lokasi tersebut untuk menjadi angker atau negatif.
Baca Juga: Jokowi Resmi Berhentikan Johnny G Plate Sebagai Menkominfo
Peristiwa di luar nalar itu belanjut hingga sekarang ini, hal ini terbukti ketika mesin jahit yang ada di ruangan praktik tata busana bergerak sendiri.
Bahkan pernah terjadi juga, salah satu pelajar dari sekolah lain meninggal ketika bermain basket.
Kejadian terjadi saat dia tertimpa tiang ring yang mendadak roboh, setelah dia bergelantungan di sana. Menurut cerita yang beredar, hal itu terjadi karena peran pocong gundul yang memang sengaja meminta darah.
Pada akhirnya sekolah tanggap dengan berbagi fenomena ganjil itu. Alhasil, pihak sekolah mengadakan doa bersama serta selametan sebagai wujud memohan kesalamatan kepada yang mahakuasa. Hasilnya, pelajar belajar dengan nyaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur
-
Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok
-
Ngeri, Pelajar 14 Tahun Ditusuk di Leher Saat Tawuran Berdarah di Palembang
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Nama Unik Jadi Sorotan