Serang.Suara.com - KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menetapkan Rafael Alun sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), berdasarkan hasil penyidikan gratifikasi.
Diduga bahwa Rafael Alun telah menyembunyikan hasil gratifikasi yang diterimanya saat menjabat sebagai pejabat pajak di Kementerian Keuangan.
Saat ini, KPK tengah menyelidiki aliran TPPU tersebut dengan melakukan penelusuran terhadap aset-asetnya dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus ini.
Selain ditetapkan sebagai tersangka, Rafael Alun juga telah ditahan oleh KPK sejak tanggal 3 April 2023. Awalnya, dia diduga menerima gratifikasi senilai USD 90.000.
Dana tersebut diterimanya melalui perusahaan PT Artha Mega Ekadhana (AME) yang bergerak dalam bidang jasa konsultansi pajak.
Rafael dijerat dengan Pasal 12B Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.
Bukan itu saja KPK juga memeriksa anaknya Mario Dandy Satrio, terdakwa penganiayaan David Ozora beberapa waktu lalu.
Mario Dandy diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi di Polda Metro Jaya sebagai saksi atas kasus pencucian yang melibatkan bapaknya Rafael Alun Trisambodo.
Adapun Polda Metro Jaya telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan memfasilitasi penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melakukan pemeriksaan terhadap Mario Dandy Satriyo (20) terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan ayahnya, Rafael Alun Trisambodo.
Pemeriksaan tersebut direncanakan akan dilakukan oleh penyidik KPK di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada pagi hari ini, Senin (22/5/2023).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengungkapkan bahwa penyidik KPK telah berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) terkait rencana pemeriksaan ini.
"Koordinasi sudah dilakukan dengan Dit Reskrimum terkait pemeriksaan saksi (MDS) tersebut, dan Polda Metro Jaya akan memfasilitasi kehadiran saksi tersebut dalam proses penyidikan KPK," ujar Trunoyudo kepada wartawan pada Senin (22/5/2023).
Selain Mario, KPK juga telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat saksi lainnya yang berasal dari sektor swasta.
Keempat saksi tersebut adalah Oki Hendarsanti, Ujeng Arsatoko, Fransiskus Xaverius Wijayanto Nugroho, dan Jeffry Amsar.
Ali Fikri, Kepala Bagian Pemberitaan KPK, menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap keempat saksi tersebut akan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK yang terletak di Jakarta Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
PT KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati saat CFD Ampera Minggu Pagi
-
5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hentak Panggung Hammersonic 2026, Vokalis Speed Takjub Lihat Ribuan Hardcore Jakarta
-
Penyelundupan 1.532 Burung dalam Kardus Bekas Digagalkan di Tol Bakter
-
Dituduh Jual Skincare Merkuri, Heni Sagara Seret Buzzer hingga ke Pengadilan
-
Dochi Perkenalkan 'Senjata Baru' Pee Wee Gaskins di Hammersonic 2026, Keyboardist Pindah Haluan
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak