Squadrone Infra & Mining Pvt. Ltd, kembali membuat terobosan. Kali ini perusahaan teknologi eksplorasi penambangan asal India itu mengadopsi Airborne Magnetometer berbasis drone yang dikenal sebagai “Magarrow” guna survei Geofisika prospeksi dan eksplorasi mineral.
Sebagai informasi, Airborne Magnetometer adalah piranti untuk mengukur perubahan medan magnetik bumi yang dioperasikan lewat udara. “Magarrow” adalah teknologi berbasis drone yang dilengkapi dengan uap cesium yang dilengkapi dengan laser non-radioaktif.
Teknologi tersebut memungkinkan pemetaan endapan mineral yang dangkal dan dalam yang berkisar hingga 600-800 meter di bawah permukaan tanah khususnya dalam prospeksi Tembaga, Litium, Emas, Seng Timbal, Kobalt, Nikel, Mangan, Mineral REE, dan lain-lain.
"Oleh karena itu, teknologi tersebut sangat membantu Ahli Geologi, Ahli Geofisika, dan peneliti, untuk melakukan studi strata bumi untuk penemuan mineral baru dan Greenfield dengan lebih mudah, terutama daerah yang sulit dijangkau," ujar CEO dan pendiri Squadrone Infra & Mining Pvt. Ltd Cyriac Joseph, Jum'at(9/6/2023).
Teknologi berbasis drone tersebut dinilai akan membawa perubahan yang signifikan dalam metode pencarian mineral saat ini. Termasuk dalam memberikan inovasi penemuan mineral.
Dirinya menyebut teknologi ini dapat menemukan deposit mineral lebih cepat dan lebih akurat di banyak area yang tidak dapat diakses, medan yang keras, hutan, gurun, lahan pertanian. "Tanpa ada manusia yang masuk secara fisik ke area ini," ujarnya.
Pun demikian dari segi lingkungan, karena teknologi berbasis drone ini tidak perlu membangun akses secara fisik atau membuka lahan guna infrastruktur jalan saat mengeksplorasi temuan mineral.
"Tidak perlu membangun jalan pendekatan atau mengganggu ekologi dan lingkungan di daerah prospek mineral," klaimnya.
Selain itu dengan teknologi drone “Magarrow”, pencarian mineral lebih efesien dan akurasi yang lebih tinggi. Sebagai gambaran, pencarian mineral secara tradisional membutuhkan waktu 3 hingga 4 tahun. "Tapi dengan drone ini dapat diselesaikan dalam waktu 5 hingga 6 bulan, dengan efisiensi dan akurasi yang lebih tinggi," ujarnya.
Baca Juga: Rekam Jejak Denny Indrayana: Habis Sebar Rumor Putusan MA, Kini Nyaleg Lewat Demokrat
Beberapa perusahaan tambang di Amerika, Australia, Arab Saudi, dan Amerika Selatan telah menggunakan teknologi drone buatan Squadrone. Saat ini perusahaan asal India tersebut bertekad meluaskan pasar di Indonesia.
Berita Terkait
-
PTBA Komitmen Jalankan Praktek Bisnis Berkelanjutan
-
Antam Bersinergi dengan Petani di Maluku Utara dan Melalukan Panen Jagung Perdana
-
Curhat Ditanya Cucu soal Bisnis Tambang di Papua, Luhut di Sidang Haris-Fatia: Don't Worry I Never Lie To You
-
Terakhir! Total 10 Meninggal Dunia, Korban Ledakan Tambang Batu Bara Sawahlunto
-
9 Orang Tewas Akibat Tambang Batu Bara di Sawahlunto Meledak
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta
-
Bukan Sekadar Digitalisasi, Ini Strategi Bank Indonesia Dongkrak PAD Sumsel Lewat SIGUNTANG
-
Siswa SMP yang Dibawa Lari Agya Ditemukan, Polisi Ungkap Peran Driver Ojol dalam Rekaman CCTV
-
Oppo F33 Pro 5G Muncul di Google Play Console, Bawa RAM 8GB dan Baterai 7000mAh Jelang Rilis
-
KPK Periksa Sekretaris Dinas PUPR Riau usai Penahanan Ajudan Abdul Wahid
-
JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman
-
Tak Diberi Uang Rp250 Ribu, Video Pria Diduga Oknum Ormas Ancam Bakar Warung Viral
-
Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo
-
Siapa Pemilik Selat Hormuz? Kawasan yang Bikin AS Harus Blokade Total dalam Perang Lawan Iran
-
PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol