/
Jum'at, 16 Juni 2023 | 22:13 WIB
Ilustrasi penganiayaan (Presisi.com)

Serang.suara.com – Kasus seorang ibu di Pati yang ditemukan dalam kondisi tak bernyata sambil memeluk bayinya akhirnya menemui titik terang. Kepolisian Resor Kota Pati yang mendapat laporan bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku dalam kasus ini yang tak lain adalah suami korban. Menurut polisi, korban mati lemas setelah dianiaya Mashuri, 45 tahun.

"Autopsi dilakukan pada Kamis (15 Juni 2023) oleh Dokkes Polda Jateng, berproses sampai hari ini tadi," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pati Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, Jumat, 16 Juni 2023.

Onkoseno berujar, dari hasil autopsi, ditemukan ada luka memar di kepala. Luka itu diduga sebagai penyebab korban meninggal dunia, ditambah kondisi ibu tersebut sedang kurang fit setelah melahirkan anak bungsunya yang belum genap sebulan. Saat diinterogasi, Mashuri juga mengakui pernah memukuli istrinya. Hal itulah yang mendasari polisi menetapkan Mashuri sebagai tersangka.

"Hasil pemeriksaan autopsi itu memang ada luka-luka memar di kepala yang kemudian menyebabkan korban meninggal dunia, walaupun itu tidak terjadi seketika karena kondisi korban yang sedang ngedrop, tidak fit," ucap Onkoseno.

Sebelumnya, ibu tiga anak bernama Budiati, 31 tahun, ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Perumahan Griya Pesona, Dukuh Ngipik, Desa Kutoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Rabu malam, 14 Juni 2023. Tiga anak korban juga ditemukan di dalam rumah dalam keadaan lemas dan pucat. Dua anak korban masing-masing berusia 4 dan 2 tahun terlihat memeluk mayat sang ibu, sementara satu anak lain berumur 26 hari berada dalam pelukan korban.

Load More