Serang.suara.com - Malang tak dapat dicari, bertemu tak dapat dihindarkan, demikian perumpamaan yang dapat digambarkan dari seorang pria bernama Jehan Nurhakim (27) yang mengalami kecelakaan tak terduga dan menyebabkan patah tulang dibagian hidungnya. Akibatnya, pria bernasib naas tersebut kini harus menjalani hidup dengan beberapa keterbatasan pada panca inderanya.
Setelah menjalani operasi dan proses pemulihan, Jehan menjelaskan penyebab tidak berfungsinya beberapa indera pada tubuhnya. Kejadian ini bermula dari sebuah kecelakaan lalu lintas dengan truk di Kalideres, Jakarta Barat, pada Kamis (18/6/2023) pukul 03.00 WIB.
Saat itu, Jehan sedang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi, tanpa menyadari bahwa ia mulai mengantuk hingga akhirnya menabrak truk yang berhenti di lampu merah di tempat kejadian. Akibatnya, sepeda motor yang dikendarai Jehan hancur seketika, dan Jehan terlempar hingga mengalami luka di bagian kepala.
Beruntung, ada seorang pengendara ojek online (ojol) dan sebuah ambulans yang melintas di lokasi kejadian. Mereka dengan segera membantu dan membawa Jehan ke RS Mitra Kalideres serta memberitahu keluarga Jehan.
"Saya sebenarnya nggak ingat sama sekali saat kecelakaan terjadi. Tapi menurut cerita sopir ambulans, saya sempat terlentang di jalan selama 30 menit dengan darah terus mengalir. Pada saat itu, orang-orang takut untuk menyentuh saya," kata Jehan dalam keterangannya, Minggu (1/7/2023).
"Namun, saat sopir ambulans dari desa yang sedang pulang melihat saya terlentang di jalan, dia langsung memberikan pertolongan dan membawa saya ke rumah sakit. Sementara itu, pengendara ojol menemukan dompet dan ponsel saya, lalu dia pergi ke rumah saya untuk memberitahu keluarga saya," lanjutnya.
Jehan juga menceritakan bahwa ketika ambulans tiba di RS Mitra Keluarga Kalideres, pihak rumah sakit menanyakan keluarga korban untuk tindakan selanjutnya.
"Untungnya, sopir ambulans bilang, 'udah ambulans saya ini jaminannya,' akhirnya saya langsung ditolongin sebelum keluarga saya datang," ujar Jehan.
Ia juga mengungkapkan bahwa ketika keluarganya tiba di rumah sakit, ia telah dibawa ke Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan saat itu, Jehan dinyatakan tidak sadarkan diri atau dalam keadaan koma.
Baca Juga: Anak Dilarikan ke Rumah Sakit, Nathalie Holscher Kecewa Reaksi Sule
Adapun luka-luka yang dialami oleh Jehan adalah di bagian alis dan pipi, yang memerlukan tindakan medis untuk menjahitnya. Selain itu, hidungnya mengalami patah tulang muda sehingga memerlukan operasi.
"Saya baru sadar pada pukul 9 pagi, saat itu saya sudah menjalani jahitan dan dibalut. Dokter juga menyatakan bahwa saya perlu menjalani operasi pada mata dan hidung saya. Setelah tindakan tersebut dilakukan, pernapasan saya normal tanpa alat bantu, tetapi saya tidak dapat mencium bau," ungkapnya.
"Selain itu, pita suara saya juga rusak dan saya mengalami tinnitus," tambahnya.
Setelah 9 hari perawatan intensif, Jehan akhirnya diizinkan pulang oleh tim dokter. Namun, ia harus melakukan pemeriksaan rutin setiap minggu.
Dalam kesempatan ini, ia merasa sangat bersyukur karena diberi kesempatan kedua oleh Tuhan. Melihat peristiwa kecelakaan tersebut, Jehan berpikir bahwa ini adalah kesempatan baginya untuk memperbaiki hidupnya.
"Saya berpikir bahwa ini adalah kesempatan kedua bagi saya. Meskipun saya mengalami kecelakaan dengan truk, saya masih diberi hidup. Ini berarti Tuhan masih ingin saya berpikir untuk memperbaiki hidup saya," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Seorang Wanita Nekat Loncat dari Ojol setelah Diduga akan Diculik
-
Profil Sleeping Prince Arab Saudi, Pangeran Arab yang Koma Selama 18 Tahun Setelah Alami Kecelakaan Hebat
-
Truk Elf Alami Kecelakaan Lalulintas Hingga Sopir Terjepit di dalam Mobil
-
Syahnaz Santai Makan Bersama Keluarga Besar Raffi Ahmad, Warganet : Perselingkuhan Jadi Hal Biasa di Keluarga Mereka
-
Fajri, Pria Obesitas 300 Kg Asal Tangerang, Meninggal Dunia di RSCM
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Bye Mata Perih! Berikut 5 Rekomendasi E-Ink Reader Buat Kamu yang Hobi Baca
-
5 Rekomendasi HP Kamera Leica dengan Hasil Foto Terbaik Setara DSLR
-
Sering Jadi Andalan, 4 Menu Sahur Ini Ternyata Bikin Perut Cepat Lapar
-
Benarkah Vape Jadi Pintu Masuk Narkoba? Ini Penjelasan BNN
-
Semen Gresik Fasilitasi 6 Desa Sekitar Perusahaan Studi Tiru Pengelolaan BUMDes Desa Kaliwedi Sragen
-
Polisi Pastikan Rumah di Brawijaya yang Ditabrak Mobil Milik Anak Jusuf Kalla
-
Sosok Shelyn Adlyani Hendroharto, Drummer Cilik dari Papua yang Multitalenta dan Inspiratif
-
Kemenkes: Puasa Ramadan Bisa Redakan Stres dan Kecemasan, Bila Dilakukan dengan Benar
-
5 Fakta Pohon Besar Tumbang di Jalan Mayor Santoso Palembang, Tiga Mobil Ringsek
-
Saloka Theme Park: Destinasi Liburan Keluarga Penuh Kejutan di Momen Ramadan