Serang.suara.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin mengingatkan para ASN yang bertugas di masing-masing organisasi perangkat daerah agar merawat integritas dan melayani masyarakat.
Hal ini ia sampaikan sebagai imbauan sekaligus sambut jelang HUT ke-16 Kota Serang pada Agustus mendatang. Bukan itu saja Nanang Saefudin juga menegaskan agar merapikan segala bentuk pelayanan untuk masyarakat Kota Serang.
"Jadi mari rapikan semua untuk lebih baik lagi, semuanya unsur saya ajak termasuk masyarakat agar bersama-sama merawat atau menjaga kebersihan serta keamanan lingkungan," ujar Nanang kemarin saat apel pagi di lapangan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang.
Selain pelayanan, Nanang Saefudin menambahkan agar para ASN alias Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Serang untuk tetap semangat melayani masyarakat.
Kota Serang akan menggelar event penting di tahun ini, selain HUT Kota Serang juga sambut HUT RI ke-78 pada 17 Agustus 2023.
"Kita akan sambut dan laksanakan dua momen di bulan yang sama. Saya mengimbau agar PNS di lingkungan Pemkot Serang tetap merawat integritas, mari kita tingkakan pelayanan agar lebih baik lagi," tegas Sekdakot Serang, Nanang Saefudin.
Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Kebersihan
Nanang juga mengimbau kepada masyarakat Kota Serang untuk bersama-sama merawat kota, dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Menjaga keamanan lingkungan di masing-masing kelurahan, kecamatan di Kota Serang.
Baca Juga: Butuh Kasih Sayang, Aura Kasih Buka Pintu Hati untuk Pria yang Dekati Dirinya, Ini Syaratnya
"Jadi pemerintah kota tidak sekadar memikirkan infrastruktur, kita juga mengajak masyarakat agar bersama-sama merawat kebersihan dan keamanan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan demi kenyamanan dan keindahan kota," tutupnya.
Kapan HUT Kota Serang
Kota Serang secara resmi lahir 2 November 2007 berdasar Undang Undang Nomor 32 tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang.
Adapun landasan pembentukan Kota Serang, Banten setelah adanya Rancangan Undang-Undang Kota Serang disahkan pada 17 Juli 2007.
Kemudian pada 10 Agustus 2007 RRU Kota Serang dimasukan dalam lembaran negara nomor 98 tahun 2007 serta pada lembaran Negara Nomor 4748.
Itulah sekilas tentang informasi profil Kota Serang Banten. Serang memiliki makna filosofi yang berasal dari bahasa Sunda Kuno.
Secara etimologis Serang merupakan Sawah Pejabat atau Sawah Negara yang kemudian secara makna dalam Bahasa Sunda adalah hormat. [*]
Kontributor: Putra Tanhar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?