Seputar Serang - Insiden dialami seorang pria setelah niat membesarkan penis dengan minyak Silicon. Hal tidak terduga muncul usai menyutikkan minyak Silikon pada bagian Mr. P.
Identitas pria yang memakai minyak Silikon tersebut masih berusia 32 tahun. Hanya saja tidak dilaporkan siapa namanya.
Informasi yang kami terima kalau pria yang berniat membesarkan organ vitalnya itu berasal dari Jerman, dan setelah menerima suntikan minyak Silikon, nyawa pria tersebut tidak lagi tertolong.
Pria Jerman tersebut ingin membesarkan Mr P dengan seorang dokter, dan setelah hasil penyelidikan dokter tersebut merupakan dokter abal-abal alias gadungan, kutip Serang.suara.com via Daily Mail, Selasa (11/7/2023).
Pria itu meninggal usai terserang berbagai dampak kesehatan usai mendapatkan minyak Silicon. Dokter gadungan tersebut bernama Torben K setelah jaksa penuntut mengungkapkan bahwa Torben tidak memiliki kualifikasi medis.
Kata jaksa setempat, kalau dokter gadungan itu memakai media sosial untuk menggaet para pasien. Akibat perbuatan dokter gadungan itu, korban menderita sepsis, atau reaksi berlebihan dari sistem imun tubuh.
Bukan itu saja ternyata terdapat infeksi setelah menerima suntikan minyak Silicon. Melansir laporan dari kantor berita lokal setempat, kalau korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Giessen.
Korban mendapat perawatan selama berbulan-bulan. "Sayangnya, minyak silikon berakhir di aliran darah orang tersebut. Hal ini menyebabkan komplikasi kesehatan yang parah dan akhirnya kematiannya," kata Jaksa Penuntut Tinggi Wolf-Tilman Baumert.
Risiko Suntikan Silikon di Kelamin
Suntikan silikon cair untuk pembesaran alat kelamin telah digunakan selama bertahun-tahun, meskipun ada risikonya.
Baca Juga: Boris Bokir Cerai dengan Irma Purba, Ketahuan Gara-gara Ini
Mereka bekerja dengan memprovokasi sistem kekebalan tubuh untuk bereaksi terhadap zat asing dengan membentuk massa tebal yang disebut granuloma.
Ini, secara teori, meningkatkan ukuran dan ketebalan jaringan yang disuntikkan, membuat alat kelamin pria lebih besar seperti yang mereka inginkan.
Namun, prosedur kosmetik ini dilarang di banyak negara karena risikonya yang serius. Salah satu risiko utama adalah kondisi yang disebut silikonoma.
Di sinilah reaksi inflamasi yang parah terhadap silikon terjadi di jaringan setelah injeksi, yang kemudian perlu diangkat.
Pembedahan untuk mengeluarkan silikon biasanya merupakan satu-satunya solusi tetapi kerusakan seringkali bisa permanen.
Pria Jerman yang tidak disebutkan namanya itu hanyalah satu dari lusinan orang yang cacat dalam mengejar Mr P yang lebih besar atau lebih estetis.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian
-
5 Lip Oil Terfavorit di Shopee, Pembeli Akui Bibir Lebih Sehat dan Plumpy
-
Klarifikasi Rodri Usai Insiden Kakinya Diinjak Gavi Jelang Piala Dunia 2026
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
MBG Hilang dari Sejumlah Sekolah di Kota Makassar
-
Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali