Serang.suara.com - Belum lama ini Bima Sakti berkomentar terkait pemain keturunan Welber Jardim belum bisa gabung TC Timnas Indonesia U-17 sejak digelar 10 Juli 2023.
Memang aku Bima Sakti, kalau pemain FC Sao Paulo U17 belum bisa gabung dengan 33 pemain yang sudah mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023.
Beberapa hal jadi pertimbangan setelah PSSI berkirim surat ke FC Sao Paulo U17 maupun Agen Welber Jardim Halim.
Salah satunya kalau Welber yang sedang diproyeksikan PSSI untuk Piala Dunia 2025 tengah mengikuti kompetisi dengan Sao Paulo U17.
Coach Timnas Indonesia U17, Bima Sakti mengaku itu salah satu pertimbangan, kendati demikian, PSSI maupun dirinya tidak pernah putus komunikasi dengan orang tua Welber Jardim di Brasil.
Bima Sakti tidak memperkarakan ketika Welber Jardim terlambat mengikut pemusatan latihan Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-17, yang dihelat 10 November - 2 Desember 2023.
"Tidak ada masalah, yang penting biar dia dulu bermain secara reguler bersama klubnya FC Sao Paulo U-17," kata Bima Sakti.
Informasi itu, Bima dapatkan dari orang tua Welber Jardim, Elisangelo de Jesus Jardim dan Lielyana Halim.
"Sekarang dia (Welber-red) sedang berada di Rio (Brasil-red), itu alasan kenapa Welber telat datang. Karena memang ada kejuaraan Sao Paulo," tutur Bima Sakti mengutip serang.suara.com. [*]
Baca Juga: Link Live Streaming Dewa United FC vs PERSIK Kediri BRI Liga 1, Lengkap Jadwal Nonton Gratis Vidio
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan