Suara.serang.com - Suasana kemacetan lalu lintas terjadi saat warga melakukan ziarah atau wisata religi ke Makam Sultan Maulana Hasanudin di Banten, Juma’at (28/7/2023). Padatnya arus lalu lintas tersebut terlihat dalam unggahan di akun instagram @infoserang.
“Suasana sore ini di Banten Lama di tanggal 10 Muharam (28 Juli 2023). Warga dan pengunjung dari berbagai penjuru memadati kawasan wisata religi,” tulis keterangan pada unggahan @infoserang, Jum’at (28/7).
Sebagai informasi, bertepatan dengan peringatan 10 Muharram, makam Sultan Maulana Hasanudin menyajikan suasana religi yang penuh makna bagi umat Muslim dari berbagai daerah. Menjadi saksi bisu sejarah Banten, makam Sultan Maulana Hasanudin adalah tempat ziarah yang sarat akan nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal. Suara serang mencoba untuk merangkum informasi terkait alasan para peziarah mendatangi makam Sultan Maulana Hasanudin.
1. Memahami Sejarah Sultan Maulana Hasanudin
Sultan Maulana Hasanudin merupakan salah satu penguasa terkenal dari Kesultanan Banten. Ia dikenal sebagai sosok yang bijaksana dan berjiwa besar dalam memperjuangkan agama Islam dan keadilan bagi rakyatnya. Makamnya menjadi titik penting dalam sejarah Banten dan terus dihormati oleh banyak orang hingga kini.
2. Pesona Makam Sultan Maulana Hasanudin
Makam Sultan Maulana Hasanudin adalah bangunan bersejarah dengan arsitektur yang indah dan mengesankan. Bangunan ini menjadi simbol perpaduan antara budaya Banten dan Islam. Selama peringatan 10 Muharram, makam ini dihiasi dengan cahaya-lampu yang menciptakan suasana yang khidmat dan penuh spiritualitas.
3. Rangkaian Acara Peringatan 10 Muharram
Pada hari ini, berbagai acara peringatan 10 Muharram diselenggarakan di sekitar makam. Ceramah keagamaan, pembacaan Al-Quran, dan dzikir bersama adalah beberapa kegiatan yang mengisi momen religi ini. Acara-acara ini bertujuan untuk mengenang dan menghayati ajaran Sultan Maulana Hasanudin serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga: Panglima TNI Disebut Sangat Kecewa Soal OTT KPK yang Seret Kabasarnas Henri Alfiandi
4. Doa dan Ziarah ke Makam
Para peziarah dari berbagai daerah berkumpul untuk melakukan ziarah dan berdoa di makam Sultan Maulana Hasanudin. Mereka datang dengan hati yang khusyuk dan penuh harap untuk mendapatkan berkah serta mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
5. Berbagi Kebaikan dan Kemanusiaan
Selain kegiatan keagamaan, momen ini juga diisi dengan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Banyak peziarah yang membawa bantuan berupa makanan, pakaian, dan barang kebutuhan lainnya untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semangat berbagi dan peduli terhadap sesama menjadi bagian penting dari peringatan 10 Muharram di Makam Sultan Maulana Hasanudin.
6. Kehangatan Kebersamaan
Suasana di sekitar makam penuh dengan kehangatan dan kebersamaan. Peziarah dari berbagai latar belakang bersatu dalam momen keagamaan ini, saling bertegur sapa, dan berbagi pengalaman spiritual yang mendalam.
Tag
Berita Terkait
-
KPK Minta Maaf dan Akui Kesalahan dalam Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Kabasarnas
-
Kritik Keras Deddy Corbuzier soal Draf Perpres Jurnalis Berkualitas: Semua Konten Kreator Mati!
-
Benarkah Ayu Ting Ting Kena Semprot Bu Siwi Lantaran Lesti Kejora? Simak Faktanya
-
Waduh, Ivar Jenner Kena Sepak dari FC Utrecht Musim 2023-2024
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting