/
Jum'at, 28 Juli 2023 | 18:41 WIB
Wisatawan berfoto dengan latar menara Masjid Agung Banten Lama, Jumat (25/12/20). (Suara.com/ Ahmad Haris)

Suara.serang.com - Suasana kemacetan lalu lintas terjadi saat warga melakukan ziarah atau wisata religi ke Makam Sultan Maulana Hasanudin di Banten, Juma’at (28/7/2023). Padatnya arus lalu lintas tersebut terlihat dalam unggahan di akun instagram @infoserang.


“Suasana sore ini di Banten Lama di tanggal 10 Muharam (28 Juli 2023). Warga dan pengunjung dari berbagai penjuru memadati kawasan wisata religi,” tulis keterangan pada unggahan @infoserang, Jum’at (28/7).


Sebagai informasi, bertepatan dengan peringatan 10 Muharram, makam Sultan Maulana Hasanudin menyajikan suasana religi yang penuh makna bagi umat Muslim dari berbagai daerah. Menjadi saksi bisu sejarah Banten, makam Sultan Maulana Hasanudin adalah tempat ziarah yang sarat akan nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal. Suara serang mencoba untuk merangkum informasi terkait alasan para peziarah mendatangi makam Sultan Maulana Hasanudin.


1. Memahami Sejarah Sultan Maulana Hasanudin

Sultan Maulana Hasanudin merupakan salah satu penguasa terkenal dari Kesultanan Banten. Ia dikenal sebagai sosok yang bijaksana dan berjiwa besar dalam memperjuangkan agama Islam dan keadilan bagi rakyatnya. Makamnya menjadi titik penting dalam sejarah Banten dan terus dihormati oleh banyak orang hingga kini.


2. Pesona Makam Sultan Maulana Hasanudin

Makam Sultan Maulana Hasanudin adalah bangunan bersejarah dengan arsitektur yang indah dan mengesankan. Bangunan ini menjadi simbol perpaduan antara budaya Banten dan Islam. Selama peringatan 10 Muharram, makam ini dihiasi dengan cahaya-lampu yang menciptakan suasana yang khidmat dan penuh spiritualitas.


3. Rangkaian Acara Peringatan 10 Muharram

Pada hari ini, berbagai acara peringatan 10 Muharram diselenggarakan di sekitar makam. Ceramah keagamaan, pembacaan Al-Quran, dan dzikir bersama adalah beberapa kegiatan yang mengisi momen religi ini. Acara-acara ini bertujuan untuk mengenang dan menghayati ajaran Sultan Maulana Hasanudin serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca Juga: Panglima TNI Disebut Sangat Kecewa Soal OTT KPK yang Seret Kabasarnas Henri Alfiandi

4. Doa dan Ziarah ke Makam

Para peziarah dari berbagai daerah berkumpul untuk melakukan ziarah dan berdoa di makam Sultan Maulana Hasanudin. Mereka datang dengan hati yang khusyuk dan penuh harap untuk mendapatkan berkah serta mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.


5. Berbagi Kebaikan dan Kemanusiaan

Selain kegiatan keagamaan, momen ini juga diisi dengan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Banyak peziarah yang membawa bantuan berupa makanan, pakaian, dan barang kebutuhan lainnya untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semangat berbagi dan peduli terhadap sesama menjadi bagian penting dari peringatan 10 Muharram di Makam Sultan Maulana Hasanudin.

Kemacetan saat warga melakukan wisata religi dengan mendatangi Makam Sultan Maulana Hasanudin di Masjid Agung, Banten, Jumat (28/7/2023). (sumber: instagram/@infoserang)

6. Kehangatan Kebersamaan

Suasana di sekitar makam penuh dengan kehangatan dan kebersamaan. Peziarah dari berbagai latar belakang bersatu dalam momen keagamaan ini, saling bertegur sapa, dan berbagi pengalaman spiritual yang mendalam.

Load More