Akademisi sekaligus pengamat politik Rocky Gerung memang kerap melontarkan kritik kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo. Terbaru, dia mengkritik Jokowi yang disebut sering bepergian ke China untuk menawarkan proyek Ibu Kota Negara (IKN).
Akan tetapi dalam video yang diunggah oleh akun Ketua Cyber Indonesia Muannas Alaidid, Rocky mengeluarkan kata rasis kepada Presiden Jokowi. Terlihat Rocky yang sedang tampil sebagai pembicara di sebuah acara diskusi melontarkan kata-kata tidak pantas untuk kepala negara.
"Begitu Jokowi kehilangan kekuasaanya dia jadi rakyat biasa, enggak ada yang peduli nanti. Tetapi Jokowi ambisi Jokowi adalah mempertahankan legacy-nya," kata Rocky Gerung seperti yang dikutip dari video unggahan tersebut.
"Dia menawarkan IKN, mondar-mandir ke koalisi, untuk mencari kejelasan nasibnya, dia mikirin nasibnya bukan nasib kita, itu bajingan yang tolol, sekaligus bajingan pengecut," imbuhnya.
Pernyataan Rocky itu ditanggapi oleh Muanas dengan mentandai akun Humas Polri.
"Boleh ya bilang presiden kita; bajingan tolol @DivHumas_Polri," tulis Muannas Alaidid.
Warganet yang melihat unggahan tersebut pun memberikan beragam komentarnya di akun Muanas.
"Enteng benar bilang Presiden RI bajingan tolol...sadarkah kamu Roki kamu telah menghina bangsa ini dgn seenak perutmu...memaki, menghujat, menghasut semua orang agar melakukan keributan dan pembangkangan terhadap negara...hati-hati mulutmu adalah harimau mu," ujar warganet.
"Yang dia sebut "bajingan tolol" tetap bekerja utk kebaikan bangsa negaranya...sementara orang yang nyebut "bajingan tolol"...tetap menjadi pecundang bagi negerinya...yg kerjanya hanya mengenalkan kata2 nir moral nir adab...bagi anak2 bangsa...spt orang tak berpendidikan," timpal warganet lain.
Baca Juga: Arsy Hermansyah Jatuh dari Ketinggian 2 Meter, Ashanty Ungkap Kondisi Terkini: Dia Harus...
Bahkan ada warganet yang berharap agar Rocky Gerung segera ditangkap karena ucapannya telah melecehkan kepala negara.
"Hrs ditangkap memang org dungu satu ini, sdh bkn kritik tpi penghinaan," tutur warganet.
Berita Terkait
-
6 Warga Meninggal Akibat Cuaca Ekstrem di Papua, Ini Perintah Jokowi Kepada Jajarannya
-
Sodetan Ciliwung Akhirnya Diresmikan Setelah 11 Tahun Dibangun, Jokowi: 6 Kelurahan di Jakarta Gak Banjir Lagi
-
Gara-Gara Ini Anies Baswedan Klaim Dirinya Mirip Jokowi Dalam Pimpin Jakarta
-
Para Petinggi Parpol Hadir di Milad PBB, Ada Ketum Gelora Anis Matta
-
Anies Baswedan dan Susi Pudjiastuti, Nostagia Mantan Menteri Jokowi yang Jabatannya Tak Berlanjut
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Rumor Kontrak Iklan Kim Seon Ho Diputus Terbantahkan, Brand Tetap Berjalan
-
Latihan 2.2 Matematika Kelas 6, Begini Cara Bijak Orang Tua Gunakan Kunci Jawaban
-
Resmi Mengaspal, All New Honda Vario 125 Jawab Penantian 'Sweet Spot' Skuter Matik Warga Jogja
-
Beri Kejutan di Konser 37 Tahun, KLa Project Ajak Sisca Insani Demi Tampil Format Original Version
-
Syarat dan Cara Daftar Mudik Gratis Lebaran 2026 Indomaret, Kuota Terbatas!
-
Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali
-
Nyanyian Sunyi di Bangunan Puskesmas Tua
-
Apa Jabatan Atta Halilintar di Federasi Futsal? Ikut Dipuji usai Timnas Juara 2 Piala Asia Futsal
-
KPK Hattrick Gelar OTT, Yudi Purnomo: Bukti Gaji Besar Tak Cukup Bendung Kerakusan Koruptor