Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan mengklaim dirinya paling mirip dengan Joko Widodo dalam memimpin ibu kota. Hal itu disampaikan Anies saat hadir sebagai bihtang tamu di podcast Karni Ilyas Club, Minggu (30/8/2023).
Anies mengambil contoh dalam penataan perkampungan yang berada di Jakarta. Dia menyebut program pemerintah terdahulu yang dirasa memiliki manfaat bagi masyarakat luas harus dilanjutkan.
Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan itu mengatakan bahwa Jokowi yang saat menjadi Gubernur DKI Jakarta memiliki tujuan untuk menjaga dan merawat perkampungan yang sudah ada.
"Kami ambil dari Pak Jokowi saja deh, apa yang beliau kerjakan di sini, yang terkait dengan kampung-kampung misalnya. Orientasinya adalah bagaimana membuat kampung-kampung itu sehat, baik, tidak kemudian kumuh tapi juga tidak dihilangkan," ujar Anies.
"Sekarang boleh dilihat, di antara gubernur yang menggantikan, mana yang paling sama dengan yang dikerjakan oleh Pak Jokowi?" lanjutnya.
Di masa jabatannya Anies membuat program dengan skema Community Action Plan (CAP) atau yang pembangunannya melibatkan masyarakat. Beberapa yang telah terbangun adalah Kampung Susun Akuarium, Kampung Gembira Gembrong dan Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung.
Namun, ada salah satu kampung yang menjadi sorotan kala Anies menjabat DKI Jakarta 1, yakni Kampung Susun Akuarium. Dimana pada periode Gubernur Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dan pasangannya Djarot Saiful Hidayat kawasan ini sempat digusur dengan alasan ingin dibangun tanggul atau sheetpile.
Alih-alih meneruskan program pemimpin terdahulunya, Anies justru membuatkan kampung susun untuk warga bisa kembali tinggal di tempat itu. Anies menyebut pada era Ahok warga mengalami ketakutan karena khawatir akan direlokasi.
"Kampung-kampung itu di era pak Jokowi terfasilitasi, terlindungi. Sesudahnya, malah mereka menghadapi kekhawatiran yang terus-menerus. Kemudian ketika kami bertugas, kami beresin lagi itu kampung-kampung itu," tuturnya.
Baca Juga: Meriahkan Hari Anak Nasional 2023, J Trust Bank Salurkan Donasi dan Bantuan ke Yayasan RMCH
Ia pun kembali menyatakan program pemerintah sebelumnya tidak serta merta harus dihilangkan. Akan tetapi, jika memiliki tujuan baik harus dilanjutkan dan diperbaiki.
"Tidak mungkin hanya keberlanjutan saja, tidak mungkin hanya perubahan saja, enggak mungkin. Dan yang baik dan bermanfaat pasti diteruskan," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Dibanding Ahok dan Djarot, Anies Klaim Gubernur DKI Paling Mirip Jokowi dalam Memimpin Jakarta
-
Anies Usul Skema Baru Pembangunan Jalan Tol: Lahan Warga Tak Dibeli Tapi Masuk Penyertaan Modal
-
Survei Elektabilitas Kalah dari Prabowo dan Ganjar, Anies: Angka Sesungguhnya Itu 14 Februari Bukan Sekarang
-
Para Petinggi Parpol Hadir di Milad PBB, Ada Ketum Gelora Anis Matta
-
Potret Prabowo Subianto dan Erick Thohir Sopiri Jokowi Pakai Mobil Pindad, Netizen: All in Prabowo Presiden 2024
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan