Serang.suara.com - Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) resmi memecat pelatih timnas putri Spanyol, Jorge Vilda. Tak hanya sebagai pelatih, Vilda juga dicopot dari posisi direktur olahraga timnas putri. Kabar pemecatan sang pelatih diumumkan pada Selasa malam, 5 September 2023, WIB.
Pemecatan Jorge Vilda dilakukan setelah dirinya berhasil membawa La Roja menjadi juara Piala Dunia Wanita 2023 beberapa waktu lalu. Meski RFEF tak menjelaskan alasannya, diduga pemecatan Jorge Vilda berkaitan dengan kejadian saat timnya memenangi laga final Piala Dunia Wanita 2023. Ketika itu, pelatih 42 tahun itu terlihat memeluk tiga anggota staf saat merayakan gol Olga Carmona ke gawang timnas putri Inggris. Namun, yang menjadi perhatian, tangan kirinya memegangi payudara anggota staf perempuan.
Selain itu, pemecatan Vilda diduga terkait dengan hubungannya dengan Presiden RFEF Luis Rubiales, yang sedang diskors FIFA karena dugaan pelecehan seksual. Vilda memang dikenal sebagai pendukung Rubiales. Ketika dia berselisih dengan 15 pemain Spanyol yang mendesak agar ada perbaikan kondisi kerja di lingkup timnas pada Semptember 2022, Rubiales yang pasang badan membelanya.
Adapun 81 pemain putri, termasuk 23 pemain yang tampil di Piala Dunia Wanita 2023, telah menyatakan tak akan bermain lagi untuk timnas Spanyol selama Rubiales masih menjabat sebagai Presiden RFEF. Mayoritas staf Vilda juga telah mundur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata