/
Selasa, 19 September 2023 | 22:33 WIB
ilustrasi tembok roboh (Ist)

Serang.suara.com - Bocah di Padang bernama Gian Septiawan Ardani, 8 tahun, meninggal dunia saat wudhu. Gian diketahui tertimpa tembok yang berada di depannya saat mengambil wudhu bersama seorang temannya di Masjid Raya Lubuk Minturun, Jalan Lori, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Senin, 18 September 2023. Robohnya dinding tersebut diakibatkan ulah pelajar SMP yang gaya-gayaan freestyle motor dengan cara standing.

“Korban meninggal karena reruntuhan tembok ketika sedang mengambil wudhu,” ujar Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Padang Iptu Arisman, Selasa, 19 September 2023.

Peristiwa itu bermula saat siswa SD itu tengah mengambil wudhu di Masjid Raya Lubuk Minturun. Pada saat bersamaan, datang sejumlah pelajar SMP di parkiran masjid. Pelajar SMP ini datang dengan mengendarai sepeda motor hendak ke Pemandian Lori.

Satu sepeda motor telah terlebih dahulu sampai di parkiran masjid. Tak berapa lama datang sepeda motor Yamaha Mio BA 2837 AM yang dkendarai pelajar inisial MH, 13 tahun.

“Saat sampai di parkiran masjid, motor MH ini hilang kendali. Ban motor depan terangkat lalu menabrak beton pembatas parkiran. Beton yang roboh menimpa korban,” tutur Iptu Arisman.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami pendarahan hebat di bagian kepala. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tidak tertolong. Adapun kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan Polresta Padang.

Load More