Kasus pembunuhan kopi sianida yang menewaskan Mirna Wayan Salihin dengan terpidana Jesica Wonso pada tahun 2016 silam kembali menjadi sorotan warganet setelah Netflix menayangkan film dokumenter kasus tersebut dengan judul 'Ice Cold' belum lama ini. Publik yang dulu meyakini Jessica adalah pelaku tunggal dalam kasus ini kini dibuat bertanya siapa dalang utama atas pembunuhan tersebut.
Salah satu yang kini dicurigai publik adalah Edi Darmawan Salihin yang tak lain adalah ayah kandung dari Mirna sendiri. Pasalnya, menurut warganet ada beberapa sikap Edi yang dinilai janggal dalam menyikapi kasus kematian putri kembarnya itu.
Menurut akun TikTok @sirloineee setidaknya ada tiga kejanggalan pada Edi yang selalu menekankan ingin mencari penyebab kematian anaknya dan pelaku pembunuhan anaknya sejak awal.
Alih-alih melakukan autopsi secara menyeluruh pada jenasah Mirna saat kematiannya. Dia justru merasa ahli cukup mengambil sampel bagian lambung anaknya saja.
"Tapi, beliau tidak ada inisiatif untuk mengautopsi anaknya begitu meninggal dunia sampai akhirnya mendapat rayuan dari polisi untuk diautopsi. Tapi sampai detik ini, anaknya tidak pernah benar-benar diautopsi," ujar akun TikTok tersebut, Oktober 2023.
Hasil sampel lambung itu pula yang menunjukkan ada 0.2 miligram kandungan sianida berada di tubuh Mirna. Sedangkan Sianida dapat menghilangkan nyawa seseorang jika dosisnya hingga 50miligram.
"Kedua, ternyata di dalam tubuhnya Mirna ini hanya terdapat 0,2 miligram dosis sianida. Yang sebenarnya kita makan apel pun katanya 0,8 miligram. Jadi, nggak mungkin untuk orang tersebut meninggal," jelasnya.
Meski begitu, Edi tetap meyakini anak pertamanya itu tewas karena Sianida dan tidak mencari tahu penyebab lain kematian anaknya. Hal inilah, yang membuat sikapnya dinilai janggal.
"Nah kalau beliau seorang ayah yang ingin mencari kebenaran pastinya beliau carii tahu anaknya matinya kenapa dan cepat-cepat diautopsi. Tapi, beliau malah marah dan yakin anaknya mati karena sianida,"
Baca Juga: KPU Jatim Optimistis Logistik Pemilu Mulai Dikirim Pekan Depan, 5 Daerah Ini Paling Siap Menerima
Kejanggalan lainnya, saat sidang dimana Edi marah-marah ketika mengatakan ciri-ciri jenasah yang meninggal karena sianida wajahnya bewarna merah ceri. Sementara, saat itu wajah Mirna bewarna biru sehingga tidak sesuai dengan apa yang disebutkam ahli.
Edi Darmawan yang marah pun langsung berusaha menunjukkan bukti baru bahwa jenazah anaknya, Mirna Salihin berwarna merah ceri.
"Terus ada ahli kimia bilang orang yang mati karena sianida itu bentuk mayatnya merah dan ini tuh bentuk mayatnya biru. Ayahnya marah-marah kalau mukanya merah," jelasnya.
Warganet yang telah menyaksikan film dokumenter Ice Cold pun ramai memberikan komentarnya dan menyoroti sikap aneh dari Edi Darmawan Salihin.
Ayahnya atau suaminya dan antara dua itu aja atau mereka berdua kolab," kata @yogatana**.
"Bener banyak kejanggalan, semoga ada keadilan buat Jessica," kata @evelynke***.
Tag
Berita Terkait
-
Siap-siap, Natflix Akan Naikkan Lagi Tarif Berlangganan
-
Tidak Ada Bukti Telak, Hotman Paris Sebut di Luar Negeri Jessica Wongso Tak Bisa Divonis 20 Tahun Penjara
-
Ramai Film Dokumenter Kasus Kopi Sianida, Video Lawas Ayah Mirna Keceplosan Punya Botol Sianida yang Dipakai Jessica Wongso Kembali Viral
-
Cek Link Nonton Film Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, Kisah Pembunuhan Wayan Mirna Salihin
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI
-
Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi
-
BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru
-
Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026
-
Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil